Semarak Malam Takbiran, Gebyar Festival Takbir Keliling Wonosari Meriahkan Sambut Idul Fitri

GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com — Gema takbir kemenangan segera berkumandang menyambut datangnya 1 Syawal 1447 Hijriah. Suasana religius bercampur kemeriahan akan menyelimuti pusat Kota Wonosari melalui gelaran akbar Festival Takbir Keliling yang diprakarsai Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Wonosari bersama FORMASI Gunungkidul.


Kegiatan bertajuk “Songsong Kemenangan: Festival Takbir Keliling Se-Kota Wonosari” ini menjadi wadah ekspresi syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah antarjamaah masjid se-Wonosari dan wilayah sekitarnya. Ribuan peserta diperkirakan turut ambil bagian memeriahkan malam takbiran dengan lantunan takbir yang menggema di sepanjang jalan kota.


Festival tak hanya menghadirkan pawai takbir keliling, tetapi juga menampilkan berbagai kreasi seni dan budaya Islami dari para remaja masjid. Ragam atraksi kreatif, kendaraan hias bernuansa religi, hingga kompetisi lampion warna-warni akan menerangi malam kemenangan, menciptakan panorama cahaya yang memikat masyarakat.


Salah satu peserta, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dinantikan warga. Selain sebagai syiar menyambut Hari Raya Idul Fitri, festival ini juga menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas serta memperkuat kebersamaan umat.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kemeriahan malam takbiran yang tertib, aman, dan penuh makna. Semangat kebersamaan serta nuansa religius diharapkan semakin mempererat persaudaraan masyarakat,” ujarnya.



Acara akan digelar pada Kamis malam (19/3/2026) mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, dengan titik kumpul peserta di depan Masjid Agung Al Ikhlas Wonosari.


Masyarakat Wonosari pun diimbau untuk turut menyaksikan dan memeriahkan kegiatan tersebut dengan tetap menjaga ketertiban serta keselamatan bersama. Malam takbiran di Kota Wonosari tahun ini diharapkan menjadi momentum syiar Islam yang semarak sekaligus memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat.





(Red/pupung)