GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Rongkop–Bedoyo, tepatnya di Padukuhan Bedoyo Kidul, Kalurahan Bedoyo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Sebuah mobil Daihatsu Grand Max Pick Up, berwarna hitam bernomor polisi AD 9224 AC menabrak pagar serta tiang teras Masjid Nurul Iman setelah diduga pengemudinya mengantuk saat berkendara.
Peristiwa tersebut mengakibatkan bagian depan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Selain merusak pagar dan tiang teras masjid, kecelakaan juga menyebabkan pengemudi mengalami luka-luka hingga harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Kasi Humas Polsek Ponjong, Aiptu Jayadi, menjelaskan bahwa kendaraan yang mengangkut muatan kelapa itu dikemudikan oleh AP (36), warga Bendopuro, Kanoman, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten.
Menurutnya, kendaraan melaju dari arah Rongkop menuju Bedoyo dengan kecepatan cukup tinggi. Saat melintasi ruas jalan lurus di lokasi kejadian, mobil tiba-tiba kehilangan kendali, oleng ke arah kanan, kemudian masuk ke halaman Masjid Nurul Iman sebelum menghantam pagar dan tiang teras bangunan.
Akibat benturan keras tersebut, AP mengalami sejumlah luka dan segera dievakuasi ke RS Pelita Husada Semanu untuk menjalani perawatan. Sementara penumpangnya, DA (34), warga Karanggayam, Gumulan, Kecamatan Klaten Tengah, dilaporkan selamat tanpa mengalami cedera.
Kasus kecelakaan ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Kasi Humas Polsek Ponjong, Aiptu Jayadi, mengatakan dugaan sementara kecelakaan dipicu karena pengemudi mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi saat mengemudi.
"Diduga pengemudi mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan, masuk ke halaman Masjid Nurul Iman dan menabrak pagar serta tiang teras masjid. Perkara telah ditangani Unit Laka Lantas Polres Gunungkidul," ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan diri berkendara ketika kondisi tubuh lelah atau mengantuk.
Polisi mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara, terutama saat melakukan perjalanan pada dini hari yang rawan menimbulkan kelelahan dan microsleep.
Pengemudi disarankan beristirahat di tempat yang aman apabila mulai merasa mengantuk, menjaga kecepatan kendaraan sesuai kondisi jalan, serta mematuhi seluruh aturan lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
(Red/pupung)

Social Plugin