Arvian Dwi Pratama dan Rendy Muhammad Prasetya Raih Nilai Tertinggi Seleksi Dukuh Botodayaan

GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com – Pemerintah Kalurahan Botodayaan, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, melaksanakan ujian seleksi pengisian Pamong Kalurahan untuk formasi Dukuh Kenteng dan Dukuh Bototengah di Aula Balai Kalurahan Botodayaan, Sabtu (13/6/2026).


Proses seleksi dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 14.30 WIB. Seluruh tahapan berjalan lancar dengan pengawasan dari unsur masyarakat, Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal), serta Pemerintah Kalurahan guna menjamin transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan seleksi.


Ketua Panitia Pengisian Pamong Kalurahan, Supriyanta, menjelaskan bahwa seluruh peserta merupakan warga asli Kalurahan Botodayaan dan belum pernah memiliki pengalaman sebagai penyelenggara pemerintahan kalurahan.


"Seluruh proses pengisian pamong dilaksanakan secara terbuka, jujur, dan transparan. Pengawasan melibatkan unsur masyarakat, Bamuskal, dan pemerintah kalurahan sehingga hasil yang diperoleh benar-benar berdasarkan kemampuan peserta," ujar Supriyanta.


Ia menjelaskan, penilaian seleksi terdiri dari ujian tertulis dengan bobot 50 persen, ujian praktik 45 persen, serta pengalaman kerja di bidang pemerintahan sebesar 5 persen.


Pada formasi Dukuh Kenteng, terdapat dua peserta yang mengikuti seleksi. Arvian Dwi Pratama memperoleh nilai tertinggi dengan skor 67,33, disusul Heru Ruswanto dengan nilai 53,68.


Sementara itu, pada formasi Dukuh Bototengah, Rendy Muhammad Prasetya berhasil meraih nilai tertinggi dengan skor 68,35. Posisi berikutnya ditempati Erna Pusniati dengan nilai 60,05 dan Sigit Susilo dengan nilai 45,15.


Lurah Botodayaan, Wasija, A.Md., secara resmi menutup rangkaian kegiatan sekaligus mengumumkan hasil seleksi kepada para peserta dan masyarakat yang hadir.


Dengan hasil tersebut, Arvian Dwi Pratama ditetapkan sebagai peraih nilai tertinggi pada seleksi Dukuh Kenteng, sedangkan Rendy Muhammad Prasetya menjadi peserta dengan nilai tertinggi pada seleksi Dukuh Bototengah.


Pelaksanaan seleksi ini diharapkan mampu menghasilkan pamong kalurahan yang kompeten, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kalurahan Botodayaan.




(Red/pupung)