Memuat postingan...

Dua Perampok Bersenjata Gasak Uang Jutaan Rupiah di Alfamart Ngawen, Karyawan Disekap dan Ditodong Pistol

GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com — Suasana malam di wilayah Padukuhan Kepil, Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen, Gunungkidul, mendadak mencekam. Dua orang pelaku diduga melakukan pencurian dengan kekerasan (curas) di sebuah gerai Alfamart pada Senin malam (31/8/2026).


Aksi tersebut dilakukan dengan menggunakan senjata yang diduga berupa pistol dan pisau. Dua karyawan toko menjadi korban dalam kejadian itu, sementara uang tunai sekitar Rp10,6 juta berhasil dibawa kabur pelaku.


Kapolsek Ngawen, AKP Arif Hariyanto, S.A.P., membenarkan adanya kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan para saksi, aksi berlangsung sekitar pukul 22.20 WIB.


Dua pelaku datang menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih tanpa diketahui nomor polisinya. Keduanya masuk ke dalam toko dengan kondisi masih mengenakan helm dan masker yang menutupi sebagian wajah.


Awalnya, keduanya berpura-pura sebagai pembeli dengan menanyakan lokasi etalase lakban kepada salah seorang karyawan, WP. Setelah ditunjukkan, kedua pelaku berjalan menuju rak tersebut.


Merasa curiga, WP kemudian meminta rekannya, EN, untuk mengawasi gerak-gerik kedua pria tersebut. Kecurigaan itu ternyata berujung pada aksi kekerasan. Saat EN mendekati kedua pelaku, salah seorang pelaku langsung membekap mulutnya. Korban kemudian dilakban pada bagian muka dan tangannya sehingga tidak dapat memberikan perlawanan.


“Ketika saksi 2 mendekat, salah satu pelaku membekap mulut dengan menggunakan tangan dan langsung melakban muka dan tangan saksi 2,” ujar AKP Arif.


Di saat yang sama, pelaku lainnya bergerak menuju meja kasir. WP kemudian ditodong menggunakan pistol dan diminta menunjukkan lokasi brankas penyimpanan uang.


Dalam kondisi terancam, WP akhirnya menunjukkan lokasi gudang tempat brankas berada. EN yang telah dilakban kemudian turut dibawa masuk ke dalam gudang.

Menurut keterangan polisi, WP selanjutnya diminta membuka brankas. Pelaku masih menodongkan pistol dan pisau sebelum mengambil uang tunai yang tersimpan di dalamnya.


“Selanjutnya dengan masih ditodong pistol dan pisau, saksi 1 diminta untuk membuka brankas dan pelaku mengambil uang di dalamnya,” jelas Kapolsek.


Setelah berhasil mengambil uang sekitar Rp10.600.000, kedua pelaku kemudian bersiap meninggalkan toko. Situasi berubah ketika terdengar seorang pembeli masuk ke dalam gerai. Diduga panik karena keberadaan orang lain, kedua pelaku segera melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih.


Selain meminta keterangan kedua karyawan yang menjadi korban, polisi juga memeriksa seorang saksi lainnya, ATW, warga Padukuhan Kepil, Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen.


Hingga kini, jajaran Polsek Ngawen bersama Polres Gunungkidul masih melakukan penyelidikan. Polisi di antaranya menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV serta berupaya mengidentifikasi kendaraan yang digunakan kedua pelaku.


Kapolsek Ngawen mengimbau masyarakat, khususnya pemilik dan karyawan toko yang beroperasi hingga malam hari, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal.


“Kami minta masyarakat segera melapor jika melihat atau mengetahui ciri-ciri pelaku. Kami akan tindak tegas pelaku kejahatan jalanan,” pungkasnya.


Kasus tersebut kini masih dalam penanganan kepolisian. Identitas kedua pelaku serta keberadaan mereka masih dalam proses penyelidikan.





(Redaksi)