Bus Sugeng Rahayu Tabrak Truk di Simpang Tiga SGM Prambanan, Sopir Luka Serius dan Infrastruktur Rusak

KLATEN, JATENG || wartajawatengah.com — Kecelakaan lalu lintas hebat terjadi di Jalan Jogja–Solo, tepatnya di simpang tiga SGM, Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Klaten, Sabtu (29/11/2025) dini hari. 


Sebuah bus PO Sugeng Rahayu menghantam bagian belakang truk yang tengah berhenti di traffic light hingga menyebabkan kerusakan parah pada kendaraan dan fasilitas umum.


Dwi Agus, warga yang melintas tak lama setelah kejadian, menyebut situasi di lokasi sudah dipenuhi petugas.


"Saya lewat tadi malam sekitar pukul 24.00 WIB sudah ada polisi. Busnya nyruduk tiang listrik dan ruko," ungkapnya.


Ketua Forum Relawan Kecamatan Prambanan (Forkap), Resmiyanto, menjelaskan bahwa dari keterangan warga, truk semula hendak berputar arah ketika bus melaju dari belakang.


"Truk dari arah timur (Klaten) mau putar balik. Dari belakang bus tujuan Yogyakarta menabrak belakang truk," terangnya.


Benturan keras tersebut membuat bus oleng dan membanting kemudi ke kiri hingga menabrak pohon mangga, tiang listrik, dan tembok ruko.


"Tiang listrik sampai patah dan roboh. Korban hanya sopir bus karena penumpang saat itu masih sepi," imbuhnya.


Sopir bus kemudian dilarikan ke RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Proses evakuasi melibatkan relawan PLN dan mobil derek.

Akibat kecelakaan itu, bagian depan bus bernomor polisi W 7099 UP ringsek berat. Sementara truk Hino bernomor polisi AD 1411 IJ terdorong hingga naik ke median jalan, namun tidak sampai terguling.


Kanit Gakkum Satlantas Polres Klaten, Iptu Alif Akbar Lukman Hakim, membenarkan kronologi kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa truk berhenti karena lampu merah, sementara bus yang melaju di belakangnya diduga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan.


"Bus kemudian membentur truk yang berhenti, lalu oleng ke kiri menabrak tembok ruko," jelas Alif.


Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berkendara, khususnya pada malam hari.


"Kami imbau pengendara untuk mengutamakan keselamatan, bukan kecepatan. Selalu fokus dan konsentrasi," tegasnya.





(Red/S.pri)