GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com – Semangat kebersamaan, gotong royong, dan kekompakan warga begitu terasa saat Padukuhan Belang, Kalurahan Bohol, Kapanewon Rongkop, menjadi lokasi Visitasi Lomba Pengagungan Tingkat Kapanewon Rongkop dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (6/8/2026).
Padukuhan Belang dipercaya sebagai padukuhan percontohan yang mewakili Kalurahan Bohol dalam ajang tahunan tersebut. Sejak pagi hari, masyarakat dari berbagai unsur telah bersiap menyambut kedatangan tim penilai dengan penuh antusias.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB itu, dihadiri tim penilai dari Kapanewon Rongkop bersama jajaran Forkopimkap, Koramil, Polsek Rongkop, pemerintah kalurahan, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga.
Penyambutan berlangsung meriah diawali penampilan siswa-siswi SD Negeri Bohol yang memberikan salam kehormatan kepada tamu undangan. Suasana semakin semarak, dengan penampilan Tari Pentul Tembem sebagai kesenian khas daerah Gungkidul, yang mendapat apresiasi dari para tamu.
Rangkaian hiburan budaya kemudian dilanjutkan dengan penampilan Karawitan Pelajar Sapta Dwipa, Karawitan PKK Ngudi Lestari, Tari Gambyong, hingga paduan suara PKK yang menunjukkan kekayaan seni budaya sekaligus peran aktif masyarakat dalam melestarikan tradisi lokal.
Memasuki sesi penilaian administrasi, panitia memaparkan monografi Padukuhan Belang, data kependudukan, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan. Tim penilai juga melakukan peninjauan langsung, terhadap sejumlah sektor unggulan yang menjadi kekuatan Padukuhan Belang.
Berbagai produk UMKM dipamerkan sebagai bukti tumbuhnya ekonomi masyarakat, mulai dari batik tulis khas Belang, olahan empon-empon hasil pertanian lokal, aneka makanan ringan produksi warga, hingga berbagai produk kreatif lainnya yang memiliki nilai ekonomi.
Tidak hanya sektor ekonomi, tim penilai juga meninjau pelayanan Posyandu, Lumbung Pangan, Rumah Sehat, serta program Ketahanan Pangan (Ketapang Emas) yang selama ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Panewu Kapanewon Rongkop, Edy Sedono, S. IP., M. SI, yang di wakili Panewu Anom, Kardiyono, S.IP., MM, dengan penuh hangat menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga Padukuhan Belang.
Menurutnya, pelaksanaan visitasi berlangsung sangat baik dengan dukungan penuh seluruh elemen masyarakat. Semangat gotong royong, yang ditunjukkan warga menjadi nilai penting dalam pembangunan desa sekaligus mencerminkan makna peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
"Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi momentum memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat membangun wilayah melalui partisipasi aktif masyarakat. Antusiasme warga Padukuhan Belang menjadi contoh yang patut diapresiasi," ungkapnya.
Acara kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu "Padamu Negeri" yang diikuti seluruh peserta sebagai simbol kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Sementara itu, Dukuh Belang, Riyadi Eko Nugroho, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah bekerja keras mempersiapkan seluruh rangkaian visitasi.
Ia mengaku terharu, melihat kekompakan warga yang bahu-membahu menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan visitasi merupakan hasil kerja bersama seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
"Terima kasih kepada seluruh warga Padukuhan Belang atas semangat, kekompakan, dan kerja kerasnya. Semoga melalui kebersamaan ini, Padukuhan Belang mampu meraih prestasi terbaik dalam Lomba Pengagungan Tingkat Kapanewon Rongkop. Serta semakin menumbuhkan semangat gumbregah, guyub, rukun, dan gotong royong untuk membangun padukuhan yang lebih maju," ujar Riyadi penuh harap.
Melalui berbagai potensi yang dimiliki, mulai dari budaya, administrasi, UMKM, kesehatan masyarakat, hingga ketahanan pangan. Padukuhan Belang menunjukkan bahwa pembangunan berbasis partisipasi masyarakat dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya lokal.
Semangat itulah, yang menjadikan Padukuhan Belang dinilai layak menjadi salah satu kandidat kuat meraih prestasi terbaik dalam Lomba Pengagungan Tingkat Kapanewon Rongkop tahun 2026.
"Kekuatan utama Padukuhan Belang bukan hanya pada kelengkapan administrasi maupun potensi wilayah, tetapi juga semangat gotong royong, kebersamaan, dan partisipasi masyarakat yang menjadi wajah nyata pembangunan berbasis warga. Inilah modal besar untuk meraih prestasi dalam Lomba Pengagungan Tingkat Kapanewon Rongkop."
(Red/pupung)


Social Plugin