YOGYAKARTA, DIY || wartajawatengah.com — Ketua Umum Srikandi Hanura periode 2026–2031, Herlina Pakpahan, SH, MKn, mulai menggerakkan agenda organisasi dengan melakukan kunjungan dan konsolidasi ke berbagai daerah.
Herlina terpilih sebagai Ketua Umum Srikandi Hanura melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Srikandi Hanura yang digelar pada Juni 2026 di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta.
Usai terpilih, Herlina melanjutkan agenda konsolidasi dengan menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota dari Partai Hanura se-Indonesia yang berlangsung di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Yogyakarta, pada 14–16 September 2026.
Kehadiran Herlina dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara Srikandi Hanura dengan jajaran kader serta anggota legislatif Partai Hanura di berbagai daerah.
Sebagai pimpinan organisasi sayap Partai Hanura yang mewadahi perempuan di lingkungan partai, Herlina menyebut amanah yang diterimanya bukan sekadar kehormatan, tetapi juga tanggung jawab untuk memastikan keberadaan Srikandi Hanura memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Srikandi Hanura dari tingkat pusat hingga
daerah-daerah agar melakukan kerja nyata dengan turun langsung mendengarkan keluhan dan aspirasi dari para perempuan,” ujar Herlina, Rabu (16/9/2026).
Menurut Herlina, kedekatan dengan masyarakat harus dibangun melalui langkah yang terukur dan kegiatan yang benar-benar menyentuh kebutuhan perempuan. Karena itu, jajaran Srikandi Hanura didorong tidak hanya aktif dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat.
Kerja nyata tersebut, lanjutnya, dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, mulai dari penguatan UMKM, kesehatan, pendidikan hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Herlina menilai pendekatan langsung kepada masyarakat penting agar keberadaan Partai Hanura semakin dikenal dan dirasakan manfaatnya, khususnya oleh kaum perempuan.
Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), yang didirikan pada 21 Desember 2006, saat ini dipimpin Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum.
Dalam menjalankan agenda organisasi, Herlina juga menegaskan pentingnya sinergi antara Srikandi Hanura dengan para anggota legislatif Partai Hanura yang berada di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Menurutnya, peran anggota DPRD sebagai wakil rakyat dapat berjalan beriringan dengan agenda utama Srikandi Hanura, khususnya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mendorong berbagai program yang menyentuh kebutuhan perempuan.
Tiga agenda utama Srikandi Hanura yang menjadi perhatian dalam kepemimpinannya meliputi kaderisasi, pengabdian dan solidaritas.
Ketiga agenda tersebut diharapkan menjadi landasan bagi Srikandi Hanura dalam memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi kader perempuan di tengah masyarakat.
Berdasarkan hasil Pemilu 2024, Partai Hanura memiliki sekitar 525 anggota dewan yang menjalankan tugas sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota di berbagai wilayah Indonesia.
Herlina berharap keberadaan para legislator tersebut dapat menjadi bagian dari gerakan bersama untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Dengan demikian, Srikandi Hanura tidak hanya hadir sebagai organisasi perempuan di lingkungan Partai Hanura, tetapi juga menjadi wadah kaderisasi, pengabdian dan solidaritas perempuan yang mampu bekerja langsung menjawab aspirasi masyarakat di daerah.
(Red/Pupung)

Social Plugin