GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com — AKBP Rosana Albertina Labobar resmi mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Gunungkidul, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia menggantikan AKBP Damus Asa yang selanjutnya dipercaya menjabat Kapolres Ponorogo, Polda Jawa Timur.
Mutasi tersebut merupakan bagian dari rotasi jabatan perwira menengah Polri yang ditetapkan Kapolri. Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VIII/KEP./2026.
Rosana, yang akrab disapa Kompol Ocha, merupakan perwira polisi wanita lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2007 dengan pengalaman panjang di bidang reserse maupun kewilayahan.
Salah satu catatan penting dalam perjalanan kariernya adalah, keterlibatan dalam pengungkapan jaringan penyelundupan narkotika jenis sabu dalam jumlah besar. Ia tercatat menjadi satu-satunya polwan yang terlibat dalam tim pengungkapan kasus sabu seberat sekitar satu ton di Anyer, Banten.
Atas keberhasilannya dalam pengungkapan kasus tersebut, Rosana mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dari Kapolri.
Pengalaman Rosana juga banyak ditempa di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ia pernah dipercaya memimpin sejumlah kepolisian sektor strategis, yakni sebagai Kapolsek Tanjung Duren, Kapolsek Tambora, dan Kapolsek Menteng.
Saat menjabat Kapolsek Menteng, namanya sempat menjadi perhatian publik setelah aksinya membubarkan sekelompok pria yang membuat kegaduhan di kediaman aktris Wanda Hamidah. Ketegasan tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial.
Dengan pengalaman di bidang penegakan hukum dan kepemimpinan kewilayahan tersebut, Rosana kini menghadapi tantangan baru di Gunungkidul. Sebagai Kapolres, ia akan memimpin jajaran Polres Gunungkidul dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus menangani berbagai persoalan hukum di wilayah tersebut.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan membawa penguatan dalam pelayanan kepolisian, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Gunungkidul.
(Redaksi)

Social Plugin