Dari Jalanan untuk Kemanusiaan, Aliansi Sopir Truk Yogyakarta Galang Bantuan Untuk Korban Banjir Aceh

YOGYAKARTA, DIY || wartajawatengah.com — Aliansi Komunitas Sopir Truk Yogyakarta menggelar aksi penggalangan donasi lintas kabupaten di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai wujud solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.


Aksi sosial tersebut melibatkan sejumlah komunitas sopir truk, di antaranya Jongrang Trans, Jogjess, PSTI, PDKP, RST, serta Sedulur Sopir Gunung Kidul. Dari hasil penggalangan, aliansi berhasil menghimpun bantuan berupa peralatan ibadah dan perlengkapan sekolah dengan nilai mencapai puluhan juta rupiah. Bantuan tersebut dijadwalkan diberangkatkan menuju Aceh Tamiang pada Jumat (30/1/2026). 


Proses pengiriman dilakukan melalui jaringan komunitas sopir di Jakarta dengan menunjuk Armiya sebagai koordinator pendistribusian bantuan ke wilayah terdampak. Setibanya di lokasi, bantuan akan disalurkan melalui relawan setempat dengan prioritas penerima anak-anak sekolah serta warga yang terdampak langsung banjir. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.


Aksi kemanusiaan ini menjadi cerminan kuatnya solidaritas antar komunitas sopir truk, yang tidak hanya terjalin dalam aktivitas transportasi, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial terhadap sesama di tengah bencana.

Staidmen


Ketua Aliansi Komunitas Sopir Truk Yogyakarta, Supriyanta, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh komunitas dan para donatur, yang telah berpartisipasi dalam penggalangan donasi tersebut.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan komunitas sopir truk dan para donatur atas kekompakan serta kepeduliannya. Bantuan ini adalah bentuk empati kami kepada saudara-saudara di Aceh Tamiang yang terdampak banjir,” ujarnya.


Senada dengan itu, pengurus aliansi Joni berharap, bantuan yang dikirim dapat meringankan beban para korban dan memberi manfaat, khususnya bagi anak-anak yang terdampak.


“Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu dan memberikan semangat bagi masyarakat Aceh Tamiang untuk bangkit pascabencana,” katanya.






(Red/S.pri)