Bupati Gunungkidul Apresiasi Peran Media, Dorong Informasi Positif untuk Bumi Handayani

GUNUNGKIDUL, DIY | wartajawatengah.com — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan silaturahmi antara Bupati Gunungkidul dan insan media online yang digelar di Bangsal Sewokoprojo, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Minggu (15/03/2026).


Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan awak media dalam menyampaikan informasi publik yang edukatif dan konstruktif bagi masyarakat.


Acara silaturahmi tersebut turut dihadiri Wakil Direktur Administrasi RSUD Wonosari, Zainal Arifin, S.Kep., Ns., M.K.M., Dewan Penasehat FKGR Andri Susilo, serta Anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul Agus Joko Kriswanto.


Dalam kesempatan itu, Dewan Penasehat FKGR Andri Susilo memberikan motivasi kepada para pegiat media agar tetap solid serta menjaga integritas dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.


Ia mengingatkan agar setiap pemberitaan disampaikan berdasarkan fakta di lapangan dan tidak memelintir informasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman.


“Media memiliki kekuatan besar. Mari bersama menggunakan pena untuk menyampaikan informasi yang positif, sehingga mampu bersinergi dengan pemerintah dalam membangun Gunungkidul yang lebih baik,” ujarnya.


Hal senada disampaikan Anggota DPRD Gunungkidul Agus Joko Kriswanto yang menekankan pentingnya profesionalisme dalam dunia jurnalistik.


Menurutnya, peran media sangat strategis dalam menjaga keseimbangan informasi sekaligus mendukung jalannya pembangunan daerah melalui pemberitaan yang objektif dan bertanggung jawab.


Sementara itu, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, yang akrab disapa Mbak Endah, menyampaikan apresiasi tinggi kepada insan media yang selama ini aktif menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.


Ia menegaskan komitmen pemerintah 

daerah untuk terus membangun Gunungkidul secara bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk media.


“Kami sangat mengapresiasi peran media yang terus menyampaikan informasi publik kepada masyarakat. Media tidak hanya menyebarkan berita, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang penting dalam memajukan Gunungkidul,” kata Mbak Endah.


Dalam kesempatan tersebut, Mbak Endah juga menyinggung salah satu pemberitaan yang tengah menjadi perhatian publik, yakni kisah seorang bocah di Gunungkidul yang rela putus sekolah demi merawat ibunya yang sakit.


Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera menurunkan tim untuk memastikan bantuan dapat diberikan kepada keluarga tersebut.


“Terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah mengangkat kisah tersebut. Pemerintah akan segera menindaklanjuti dengan menurunkan tim untuk memberikan bantuan,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Mbak Endah juga mengajak media untuk terus berperan aktif dalam menyebarkan berbagai potensi positif daerah, mulai dari kegiatan sosial, pembangunan, hingga sektor pariwisata di Gunungkidul.



Ia mengutip pesan dari Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, yang pernah menyatakan bahwa pers merupakan alat perjuangan yang memiliki peran penting dalam menjaga semangat persatuan bangsa.


“Dengan kekuatan pena, terlebih di era digital saat ini, mari bersama-sama memajukan Bumi Handayani melalui informasi yang membangun,” tuturnya.


Menutup kegiatan tersebut, Mbak Endah menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kritik yang konstruktif dari media. Menurutnya, kritik yang disertai solusi merupakan bagian penting dalam proses pembangunan daerah.


Silaturahmi itu pun diakhiri dengan dialog santai antara Bupati dan awak media, sebagai wujud komitmen bersama untuk terus bersinergi dalam menyampaikan informasi publik yang bermanfaat bagi masyarakat Gunungkidul.




(Red/pupung)