GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com – Ratusan warga Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, menggelar aksi unjuk rasa di Balai Kalurahan Ngalang, Sabtu (24/01/2026). Massa menuntut Lurah Ngalang, Suharyanta, segera lengser dari jabatannya.
Dalam aksi tersebut, warga melakukan arak-arakan menuju balai kalurahan sambil menyuarakan tuntutan transparansi penyelenggaraan pemerintahan desa, khususnya terkait administrasi dan kegiatan kalurahan yang dinilai selama ini tertutup dari publik.
Tak hanya itu, warga juga mendesak agar sejumlah aset berupa tanah desa yang diduga diatasnamakan oknum lurah segera dikembalikan kepada kalurahan. Aset tersebut, menurut warga, seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Kalurahan Ngalang, bukan dikuasai secara personal.
“Tanah desa itu milik warga, bukan milik pribadi lurah. Kami menuntut agar seluruh aset dikembalikan dan dibuka secara terang-benderang,” ujar salah satu warga dalam orasinya, yang enggan disebutkan namanya.
Warga juga menyoroti proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Lurah Ngalang yang dinilai sarat kejanggalan dan diduga tidak dilakukan secara transparan. Ketidakjelasan tersebut menjadi pemicu utama hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Suharyanta.
“Kami kecewa karena lurah tidak mau menemui warganya sendiri. Ini menunjukkan sikap tidak menghargai aspirasi rakyat,” lanjut warga tersebut di depan massa aksi.
Meski menyuarakan tuntutan keras, aksi unjuk rasa berlangsung tertib dan tanpa tindakan anarkis. Aparat kepolisian dari jajaran Polsek Gedangsari tampak berjaga ketat guna memastikan situasi tetap kondusif hingga aksi berakhir.
(Red/pupung)


Social Plugin