GUNUNGKIDUL, DIY | wartajawatengah.com – Tanah longsor menutup akses jalan kabupaten di Padukuhan Jatisari RT 01/RW 02, Kalurahan Sawahan, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 05.45 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi setelah wilayah Gunungkidul diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sejak dini hari. Material longsor berupa batu besar, tanah, dan ranting pohon menutup seluruh badan jalan sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat untuk sementara tidak dapat melintas.
Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono, menjelaskan bahwa longsor dipicu oleh kondisi tanah yang menjadi labil akibat curah hujan tinggi.
“Longsor terjadi karena hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Gunungkidul. Hal tersebut menyebabkan tanah di tebing sisi jalan menjadi labil dan terjadi guguran batu yang disertai tanah serta ranting pohon,” ujar Purwono.
Ia mengatakan, material longsoran didominasi batu berukuran besar bercampur tanah dan ranting yang menutup seluruh badan jalan. Kondisi tersebut membuat jalur transportasi warga di wilayah tersebut tidak dapat dilalui sementara waktu.
Menurutnya, lokasi kejadian berada di area tebing dengan vegetasi yang cukup lebat sehingga masih memiliki potensi longsor susulan, terutama apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
“Batu yang jatuh berukuran cukup besar sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut untuk membersihkan material dari badan jalan,” tambahnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini berdampak pada terganggunya aktivitas warga karena akses transportasi di jalur tersebut terputus sementara.
BPBD Gunungkidul bersama unsur terkait telah melakukan asesmen di lokasi kejadian. Penanganan awal dilakukan melalui kerja bakti bersama warga untuk membersihkan material longsoran dari badan jalan.
Pemerintah Kalurahan Sawahan juga telah mengajukan permohonan bantuan kepada BPBD Gunungkidul guna mendapatkan dukungan peralatan dan logistik agar proses penanganan dapat berjalan lebih cepat.
Dalam proses penanganan, sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya TRC BPBD Gunungkidul, TNI, Polri, pemerintah kalurahan, Tagana, relawan SAR Siaga, ICG, relawan kalurahan, serta masyarakat setempat.
BPBD Gunungkidul mengimbau masyarakat dan para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan perbukitan, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, karena berpotensi memicu longsor susulan.
(Red/pupung)

Social Plugin