GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com — Jajaran Kodim 0730/Gunungkidul terus memantau perkembangan pembangunan sepuluh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tersebar di sejumlah kalurahan di wilayah Bumi Handayani. Hingga awal Maret 2026, progres pembangunan rata-rata telah mencapai 70 hingga 80 persen dan ditargetkan rampung pada akhir bulan ini.
Pemantauan tersebut salah satunya dilakukan di lokasi pembangunan KDMP di Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Senin (9/3/2026).
Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan, mengatakan secara umum proses pembangunan berjalan dengan baik meskipun saat ini baru dilaksanakan di sepuluh kalurahan sebagai proyek percontohan.
“Perkembangannya cukup bagus. Rata-rata progres pembangunan sudah mencapai sekitar 70 sampai 80 persen,” ujar Alfian.
Ia menjelaskan, dari sepuluh lokasi yang dibangun, dua di antaranya yakni di Kalurahan Baleharjo dan Siraman, Kapanewon Wonosari, hampir selesai. Sementara delapan lokasi lainnya masih dalam tahap penyelesaian akhir.
“Bangunan pada dasarnya sudah berdiri semua. Tinggal pemasangan atap, beberapa ornamen pelengkap, serta proses finishing seperti pengecatan sesuai ciri khas koperasi yang berwarna merah dan putih,” jelasnya.
Menurut Alfian, pembangunan KDMP di Gunungkidul memang belum dilakukan di seluruh kalurahan. Sepuluh lokasi yang ada saat ini merupakan proyek percontohan yang diharapkan bisa menjadi model untuk pengembangan koperasi serupa di wilayah lain.
“Ini merupakan tahap percontohan. Jika pelaksanaannya berjalan lancar dan manfaatnya dirasakan masyarakat, ke depan bisa dikembangkan di lebih banyak kalurahan,” katanya.
Ia juga mengakui proses pembangunan di Gunungkidul sempat sedikit tertunda dibanding daerah lain. Hal tersebut dikarenakan adanya tahapan perizinan penggunaan lahan yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
“Karena sebagian lokasi menggunakan tanah Sultan Ground (SG), maka harus mendapatkan izin dari Raja Keraton yang juga menjabat sebagai Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X,” ungkapnya.
Meski demikian, Alfian optimistis pembangunan KDMP di sepuluh kalurahan dapat selesai dalam waktu dua hingga tiga pekan ke depan.
“Mudah-mudahan akhir bulan ini seluruh pembangunan sudah selesai,” tambahnya.
Adapun lokasi pembangunan KDMP di Kabupaten Gunungkidul saat ini tersebar di Kalurahan Wiladeg, Jatiayu, dan Kelor di Kapanewon Karangmojo. Kemudian di Kalurahan Getas dan Gading di Kapanewon Playen, serta Kenteng dan Sidorejo di Kapanewon Ponjong.
Sementara tiga lokasi lainnya berada di Kalurahan Siraman dan Baleharjo di Kapanewon Wonosari serta Kalurahan Candirejo di Kapanewon Semanu.
Alfian menambahkan, setelah pembangunan selesai, area halaman koperasi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan oleh warga setempat.
“Halaman koperasi nantinya bisa digunakan untuk kegiatan sosial masyarakat. Untuk teknis pemanfaatannya akan diatur bersama antara pengurus koperasi dan pihak kalurahan,” pungkasnya.
(Red/pupung)


Social Plugin