SOLO, JATENG || wartajawatengah.com – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 memberikan dampak positif terhadap tingkat kunjungan Monumen Pers Nasional yang berlokasi di Jalan Gadjah Mada No. 59, Timuran, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (9/2/2026).
Sejak pagi, museum sejarah pers tersebut mulai dipadati pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang ingin menelusuri kembali perjalanan pers nasional dari masa ke masa. Antusiasme pengunjung terlihat dari beragam latar belakang yang hadir untuk mengenal lebih dekat dinamika dan peran pers dalam sejarah bangsa.
Pimpinan Redaksi Warta Jawa Tengah, Pupung Isbudaya, mengatakan dirinya sengaja meluangkan waktu berkunjung ke Monumen Pers Nasional bertepatan dengan peringatan HPN 2026 sebagai bentuk napak tilas sejarah jurnalisme Indonesia.
“Saya ingin melihat bagaimana perjalanan pers sejak masa Hindia Belanda, Orde Lama, hingga Orde Baru, ketika pers sempat mengalami pembungkaman. Di sini kita bisa belajar bagaimana pers berevolusi hingga memasuki era digital,” ujar Pupung.
Ia berharap generasi muda, khususnya kalangan mahasiswa, semakin menyadari pentingnya peran pers sebagai pilar demokrasi dan penjaga ingatan kolektif bangsa dengan mengunjungi Monumen Pers Nasional.
Sementara itu, Humas Monumen Pers Nasional, Arnain, mengungkapkan bahwa meskipun puncak peringatan HPN baru akan digelar pada Selasa (10/2/2026), lonjakan kunjungan sudah mulai terlihat sejak hari ini.
“Hari ini tercatat sebanyak 72 pengunjung. Biasanya rata-rata kunjungan harian sekitar 100 orang. Untuk besok, kami memprediksi jumlahnya bisa meningkat hingga lebih dari 200 pengunjung karena adanya pembukaan dan puncak acara HPN,” jelas Arnain.
Pihak pengelola Monumen Pers Nasional telah menyiapkan berbagai sarana informasi untuk menyambut peningkatan jumlah pengunjung. Hal ini sejalan dengan peran Monumen Pers Nasional sebagai pusat edukasi sejarah pers dan intelektualitas bangsa melalui karya jurnalistik.
(Red/ferdinan)


Social Plugin