Lurah dan Pamong se-DIY Bawa Hasil Bumi dalam Kirab Budaya HUT ke-80 Sri Sultan Hamengku Buwono X

YOGYAKARTA, DIY || wartajawatengah.com – Kirab budaya dalam rangka peringatan hari ulang tahun ke-80 Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X, berlangsung khidmat di kompleks Keraton, Kamis (2/4/2206) pagi.


Sri Sultan HB X tiba di Kagungan Dalem Pagelaran Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat sekitar pukul 07.45 WIB, didampingi permaisuri GKR Hemas. Turut hadir dalam rombongan tersebut kelima putri Sultan beserta para menantu.


Dalam prosesi tersebut, Sri Sultan tampak mengenakan busana batik bernuansa hijau yang selaras dengan kebaya yang dikenakan GKR Hemas dan para putrinya. Kehadiran para kepala daerah juga menambah khidmat suasana, di mana para wali kota dan bupati se-DIY hadir bersama wakilnya dengan mengenakan beskap serba putih.



Kirab budaya ini diikuti oleh lurah, pamong, serta Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) dari seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka membawa berbagai hasil bumi khas dari wilayah masing-masing sebagai simbol rasa syukur dan penghormatan kepada Raja.


Acara diawali dengan laporan kegiatan oleh Ketua Umum Paguyuban Lurah dan Pamong Kalurahan Nayantaka DIY, Gandang Hardjanata. Usai laporan disampaikan, rombongan kirab secara resmi dipersilakan memasuki area pagelaran.


Kirab dimulai dari rombongan lurah Kota Yogyakarta yang diawali dengan gunungan jajan pasar. Selain itu, gelondong pangarem-arem atau buah tangan yang dibawa masing-masing kalurahan didominasi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).


Hingga berita ini diturunkan, prosesi kirab masih berlangsung dengan partisipasi rombongan lurah dan pamong dari wilayah Kota Yogyakarta yang secara bergantian memasuki kawasan keraton.




(Red/pupung)