GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memastikan ketersediaan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 dalam kondisi aman dan mencukupi. Bahkan, permintaan ternak dari luar daerah mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyebut hingga Mei 2026 tercatat sekitar 4.700 ekor sapi asal Gunungkidul telah terjual ke luar daerah. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun 2025 lalu yang mencapai sekitar 4.500 ekor sapi.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat penyerahan bantuan hewan kurban tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul, Senin (25/5/2026).
Selain tingginya permintaan pasar, Pemkab Gunungkidul juga memastikan stok hewan ternak untuk kebutuhan kurban masih sangat mencukupi. Saat ini tersedia sekitar 16 ribu ekor sapi dan 26 ribu ekor kambing yang siap memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha.
Menurut Bupati, kondisi tersebut menunjukkan sektor peternakan di Gunungkidul terus bergerak positif dan memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat, khususnya peternak lokal.
“Harga kambing yang sempat turun kini mulai merangkak naik menjelang Idul Adha,” ujar Endah.
Ia mengatakan momentum Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah keagamaan, namun juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong kolaborasi lintas sektor agar manfaat sosial dan ekonomi dari perayaan Idul Adha dapat dirasakan lebih luas.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga menyalurkan bantuan hewan kurban kepada sejumlah wilayah prioritas. Penyaluran bantuan difokuskan untuk daerah terluar, wilayah dengan tingkat partisipasi kurban yang masih rendah, hingga kawasan ekstrem.
Beberapa penerima bantuan di antaranya Masjid Al-Amin Kapanewon Panggang, Masjid Alhuda Kapanewon Ngawen, serta wilayah Sampang di Kapanewon Gedangsari.
“Kami ingin ini menjadi spirit untuk berbagi dan membangkitkan semangat masyarakat untuk berkurban,” kata Endah.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gunungkidul, M. Johan Wijayanto menjelaskan total bantuan hewan kurban yang disalurkan tahun ini terdiri atas 7 ekor sapi dan 44 ekor kambing.
Menurut Johan, pengadaan bantuan hewan kurban tersebut tidak hanya bersumber dari APBD, namun juga hasil kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
“Pengadaan ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak,” ujarnya.
(Red/pupung)

Social Plugin