Revitalisasi Pasar Slogohimo Mulai Dilelang, Pemkab Wonogiri Targetkan Pembangunan Rampung Desember 2026

WONOGIRI, JATENG || wartajawatengah.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri memastikan revitalisasi Pasar Slogohimo yang terbakar hebat pada September 2023 akan direalisasikan pada tahun anggaran 2026. Saat ini proyek pembangunan telah memasuki tahapan lelang konstruksi dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp17 miliar, dan pekerjaan fisik ditargetkan mulai pertengahan Agustus 2026.


Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, FX Pranata, mengatakan pembangunan Pasar Slogohimo menjadi prioritas pemerintah daerah agar para pedagang segera kembali beraktivitas di pasar permanen yang lebih representatif. Saat ini proses lelang masih berlangsung di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Wonogiri melalui tahapan evaluasi dokumen peserta.


Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Wonogiri, proses lelang konstruksi sempat dinyatakan gagal pada Juni 2026 sehingga dilakukan lelang ulang pada awal Juli 2026. Penandatanganan kontrak dengan pemenang lelang dijadwalkan paling cepat pada awal Agustus mendatang.


FX Pranata menjelaskan, masa pelaksanaan pembangunan diperkirakan berlangsung selama sekitar empat setengah bulan, yakni mulai pertengahan Agustus hingga pertengahan Desember 2026. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan fisik selesai tepat waktu sehingga pasar dapat mulai digunakan pada awal tahun 2027.


Proyek revitalisasi Pasar Slogohimo memiliki pagu anggaran sebesar Rp17 miliar, yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp10 miliar dan APBD Kabupaten Wonogiri sebesar Rp7 miliar.


Selama proses pembangunan berlangsung, ratusan pedagang yang terdampak kebakaran tetap menjalankan aktivitas perdagangan di pasar darurat yang berada di halaman parkir Pasar Slogohimo. Pemerintah memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan hingga bangunan baru selesai dibangun.


Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) Kabupaten Wonogiri, Wahyu Widyawati, mengatakan desain Pasar Slogohimo tetap mempertahankan konsep bangunan satu lantai. 


Selain itu, posisi bangunan akan dimundurkan sekitar 14 meter dari as jalan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung penataan kawasan pasar agar lebih tertib dan nyaman.


Menurut Wahyu, penyelesaian pekerjaan fisik ditargetkan mencapai 100 persen pada Desember 2026. Setelah dilakukan proses pemeriksaan dan serah terima pekerjaan, pasar dijadwalkan mulai ditempati para pedagang pada Januari 2027 dan dioperasikan secara penuh.


Sebagaimana diketahui, Pasar Slogohimo mengalami kebakaran hebat pada September 2023 yang menghanguskan sebagian besar bangunan pasar. Sejak kejadian tersebut, ratusan pedagang harus berjualan di lokasi penampungan sementara sambil menunggu realisasi pembangunan kembali pasar permanen. 


Dengan dimulainya tahapan lelang konstruksi, revitalisasi Pasar Slogohimo diharapkan menjadi solusi bagi pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat serta meningkatkan kualitas sarana perdagangan di Kabupaten Wonogiri.




(Red/Giyarto)