WONOGIRI, JATENG || wartajawatengah.com — Sebanyak 70 kontributor berita daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, didorong untuk meningkatkan kapasitas jurnalistik, kepekaan terhadap isu publik, serta produktivitas dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
Dorongan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum, Mardianto, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Kontributor Berita Daerah Kabupaten Wonogiri Tahun 2026 di Graha Perencana 1, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Wonogiri, Kamis (22/10/2026).
Dalam arahannya, Mardianto menekankan pentingnya kemampuan kontributor dalam menangkap setiap momentum kegiatan, program kerja, serta pelayanan publik di instansi masing-masing yang memiliki nilai berita dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, publikasi pembangunan tidak cukup hanya menyampaikan laporan kegiatan seremonial. Informasi yang diproduksi harus memiliki nilai manfaat, mudah dipahami, edukatif, serta mampu memberikan gambaran nyata mengenai program dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
“Manfaatkan ilmu yang dibagikan hari ini untuk menyusun berita daerah yang menarik, mudah dipahami, serta edukatif bagi masyarakat. Sajikan informasi secara jujur, transparan, dan berdampak,” tegas Mardianto.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap narasi, tulisan, dan foto yang dipublikasikan melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Wonogiri menjadi representasi dedikasi aparatur dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Karena itu, kualitas konten dinilai penting untuk membangun kepercayaan publik (public trust). Informasi yang akurat, bermutu, edukatif, dan menginspirasi diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Bangun kepercayaan publik melalui konten-konten yang bermutu, edukatif, dan menginspirasi,” ujarnya.
Kominfo Bentuk Tim Redaksi Berita Daerah
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Wonogiri, Heru Nur Iswantoro, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah strategis dengan membentuk Tim Redaksi Berita Daerah.
Tim tersebut didukung kontributor yang dihimpun dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, puskesmas, hingga sebagian pemerintah desa dan kelurahan.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat jaringan komunikasi publik sekaligus menjawab tantangan penyebaran informasi digital yang berlangsung semakin cepat.
Heru menilai, derasnya arus informasi di ruang digital perlu diimbangi dengan penyampaian berita yang benar, terverifikasi, dan bertanggung jawab. Pasalnya, ruang digital juga diwarnai penyebaran hoaks, ujaran kebencian, pelanggaran privasi melalui penyebaran data pribadi tanpa izin, serta berbagai konten negatif lainnya.
“Ranah digital kini kerap diwarnai oleh maraknya penyebaran hoaks, hate speech, penyebaran data pribadi tanpa izin, serta berbagai bentuk konten negatif lainnya. Oleh karena itu, dibutuhkan keberimbangan informasi yang benar, sehingga kinerja positif pembangunan daerah yang telah kita lakukan bisa membangun citra dan reputasi positif Pemerintah Kabupaten Wonogiri,” jelas Heru.
Ia berharap, keberadaan Tim Redaksi Berita Daerah tidak hanya memperluas jangkauan publikasi pemerintah, tetapi juga memperkuat fondasi komunikasi publik yang mampu menyampaikan informasi pembangunan secara efektif kepada masyarakat.
Heru menambahkan, upaya penguatan kapasitas kontributor tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Wonogiri.
“Saya berharap semoga langkah kecil yang kita lakukan hari ini membawa manfaat yang besar, keberkahan, serta kebaikan bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten Wonogiri,” pungkasnya.
Hadirkan Materi Jurnalistik dan Fotografi
Untuk mendukung peningkatan kualitas berita yang dipublikasikan melalui situs resmi Pemerintah Kabupaten Wonogiri, wonogirikab.go.id, panitia menghadirkan dua narasumber dengan materi jurnalistik dan fotografi.
Narasumber pertama, Ully Fitriarti Manik, Pranata Hubungan Masyarakat (Prahum) Ahli Muda dari Dinas Komunikasi, Informasi dan Digital Provinsi Jawa Tengah, menyampaikan materi bertajuk “Jurnalistik sebagai Corong Publikasi Pembangunan Daerah”.
Sementara itu, Sutrisno, Prahum Ahli Muda dari Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri, membawakan materi fotografi jurnalistik bertajuk “Menghasilkan Foto Bercerita, Informatif, dan Layak Publikasi”.
Melalui bimtek tersebut, para kontributor diharapkan mampu menghasilkan berita dan foto yang tidak sekadar mendokumentasikan aktivitas pemerintahan, tetapi juga menyampaikan informasi secara jelas, menarik, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Penguatan kapasitas kontributor menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi publik pemerintah daerah. Namun, kualitas publikasi juga perlu ditopang oleh ketepatan data, verifikasi informasi, transparansi, serta penyampaian informasi yang berimbang agar kepercayaan masyarakat dapat terus terjaga.
(Red/giyarto)

Social Plugin