GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com – Pemilihan Lurah (Pilur) Kalurahan Botodayaan, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, yang digelar serentak pada Sabtu (26/9/2026), berlangsung aman, lancar dan damai.
Dalam kontestasi tersebut, tiga calon Lurah Botodayaan bersaing memperebutkan suara masyarakat. Ketiga calon tersebut yakni nomor urut 1. Sularta, nomor urut 2. Mujiyakno, dan nomor urut 3. Supadi.
Pemungutan suara dilaksanakan di 16 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 21 padukuhan Kalurahan Botodayaan. TPS tersebut meliputi Weru, Bototlogo, Bototengah, Botolor, Condong, Mujing, Sambikidul, Wuluh, Ngasem, Ngelo, Kenteng, Kedung, Karang, Cabe, Tipes dan Kerjo.
Berdasarkan hasil penghitungan suara, Mujiyakno memperoleh suara terbanyak dengan 1.540 suara. Posisi berikutnya ditempati Supadi dengan 1.395 suara, sedangkan Sularta memperoleh 113 suara.
Hasil perolehan suara Pilur Kalurahan Botodayaan 2026:
1. Sularta: 113 suara
2. Mujiyakno: 1.540 suara
3. Supadi: 1.395 suara
Ketua Panitia Pemilihan Lurah Botodayaan 2026, Agung Priatmo Legowo, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pelaksanaan pemilihan berjalan dengan aman, lancar dan damai.
“Pelaksanaan Pilur berjalan dengan lancar, aman dan damai. Harapan kami ke depan Kalurahan Botodayaan semakin maju dan pembangunan dapat berjalan lebih baik,” jelas Agung.
Agung juga menyampaikan ucapan selamat kepada calon yang memperoleh suara terbanyak. Sementara bagi calon yang belum berhasil, ia berharap dapat menerima hasil tersebut dengan lapang dada.
Menurutnya, seluruh peserta Pilur merupakan putra terbaik Kalurahan Botodayaan yang telah ikut berkontribusi dalam proses demokrasi di tingkat kalurahan.
“Kami mengucapkan selamat kepada yang memperoleh amanah. Bagi yang belum berhasil, semoga diberikan kesabaran. Kegagalan bukan akhir, tetapi bisa menjadi awal untuk keberhasilan. Terima kasih kepada seluruh calon yang telah ikut berpartisipasi dan menjadi bagian dari kontestasi putra terbaik Botodayaan,” pungkasnya.
Dengan selesainya proses pemungutan dan penghitungan suara, masyarakat kini menantikan tahapan selanjutnya hingga penetapan hasil Pilur Kalurahan Botodayaan 2026 sesuai ketentuan yang berlaku.
(Red/pupung)

Social Plugin