GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com — Seorang petani lanjut usia bernama Saryono (77), warga Padukuhan Pringsanggar, Kalurahan Purwodadi, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, ditemukan dalam kondisi mengalami luka bakar hampir di sekujur tubuh di kawasan Alas Mendongan, Jumat (16/10/2026) sore.
Korban sempat dievakuasi dalam keadaan masih hidup, tetapi akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan pemeriksaan medis di RSUD Wonosari.
Peristiwa tersebut dilaporkan oleh Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I. Hingga laporan ini disusun, penyebab pasti kejadian yang menimpa korban belum diketahui.
Berdasarkan laporan kronologi kejadian, peristiwa ini bermula ketika Saryono belum juga pulang dari ladang hingga sekitar pukul 18.00 WIB. Merasa khawatir, pihak keluarga kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada Ketua RT setempat.
Laporan itu selanjutnya diteruskan kepada dukuh setempat, DI (35), yang kemudian bersama sejumlah warga melakukan pencarian ke ladang tempat korban beraktivitas.
Setibanya di lokasi, warga mendapati Saryono tergeletak terlentang dengan kondisi tubuh mengalami luka bakar. Mengetahui kondisi korban, salah seorang warga segera menghubungi tim SAR untuk meminta bantuan evakuasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Siung bergerak menuju lokasi kejadian di kawasan Alas Mendongan. Petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap korban untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Saat ditemukan, korban masih dalam keadaan hidup meskipun mengalami luka bakar hampir di seluruh tubuhnya. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Wonosari menggunakan bantuan tim evakuasi. Namun, setelah tiba di rumah sakit dan menjalani pemeriksaan oleh dokter jaga, Saryono dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa tragis ini meninggalkan duka bagi keluarga dan warga setempat. Korban yang sehari-hari bekerja sebagai petani tersebut ditemukan dalam kondisi yang memerlukan penanganan medis segera.
Meski demikian, penyebab tubuh korban terbakar belum dapat dipastikan berdasarkan informasi dalam laporan awal. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai bagaimana kejadian tersebut bermula maupun sumber api yang menyebabkan korban mengalami luka bakar.
Informasi ini disusun berdasarkan laporan kejadian Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I. Perkembangan lebih lanjut mengenai penyebab peristiwa tersebut masih menunggu keterangan dari pihak berwenang.
(E. Pras/Erdi Yulianto)

Social Plugin