Ticker

6/recent/ticker-posts
Slide 1 Slide 2

Kapal Jungkung "GAMA PUTRA 01" Terdampar Diduga Trobel Mesin


Gunungkidul (Wartajawatengah.com) - 

Petugas Satlinmas Rescue Istimewa Wil OPS I Pantai Sadeng dan POLAIR Pantai Sadeng, berhasil melakukan  proses evakuasi kapal  "GAMA PUTRA 01" yang hilang kontak ditemukan diperairan tengah Pantai Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Minggu (19/05/2024).


Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wil Ops I Pantai Sadeng, Sunu Handoko Bayu Sagara melalui Sekertaris Mutia Susilowati mengatakan, Kapal "GAMA PUTRA 01" dengan dua ABK, yaitu Samuri (60) Tekong, Warga Ploso, RT.02/RW.15, Kalurahan Tileng, Kapanewon Girisubo, dan Pardi (50) warga Mesu, RT.02/RW.07, Kalurahan Pucung, Kapanewon Girisubo.


Kronologi kejadian kapal " GAMA PUTRA 01" dengan dua ABK, berangkat berlaut pada hari Jumat 17 Mei 2024, Pukul 16.00Wib. Selanjutnya dilakukan kegiatan tabur jaring kelaut, dan selanjutnya dihari-hari biasa kegiatan tersebut seharusnya mendarat pada pukul 00.00Wib, namung hingga 18 Mei 2024, pukul 06.30 Wib, perahu belum mendarat.


Kemudian pemilik Kapal Agung Widodo (41), Warga Mesu, Kalurahan Sumber Agung, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Melaporkan hal tersebut kepada Tim SAR Wil Ops I Pantai Sadeng dan POLAIR Pantai Sadeng, setelah adanya koordinasi dan segera dilakukan tindakan pencarian.


" Setelah adanya laporan, Tim gabungan SAR dan POlAIR melakukan tindakan pencarian korban,"  Kata Mutia.


Tim pertama diberangkatkan pada hari Saptu 18 Mei 2024 pukul 07.00Wib, menggunakan 2 kapal jungkung guna penyisiran kearah barat hingga sampai Pantai Baron. 


Disusul Tim kedua, yaitu Tim SAR dan POLAIR menggunakan kapal patroli Polair melakukan penyisiran kebarat, hingga depan pantai Baron menggunakan jalur tengah dan mendarat pukul 12.30 Wib.



Pencarian dilanjutkan hari ke 2, yaitu hari Minggu 19 Mei 2024, dimulai pencarian pukul 06.30 Wib menggunakan 2 kapal Jungkung. Tim berhasil  menemukan korban di Perairan Pantai Baron dengan jarak 15 mil ditengah laut. Penyebab terdamparnya kapal tersebut, dikarenakan Trobel mesin, kemudian kedua korban di evakuasi serta perahu ditarik ke dermaga Pantai Sadeng. Kedua korban tiba didermaga Pantai Sadeng pada hari Minggu 19 Mei 2024 pukul 12.50 Wib, kemudian kedua korban dilarikan ke Puskesmas guna dilakukan pemeriksaan medis, dikarenakan kedua korban mengalami kondisi lemas.


" Kedua korban berhasil dievakuasi dengan keadaan selamat, namun dilakukan pemeriksaan medis ke Puskesmas, dikarenakan kedua korban mengalami kondisi lemas," Pungkas Mutia.


(Red/Pupung)





 

Posting Komentar

0 Komentar