Misteri Tebing Watusigar: Motor dan Tas Berisi Senjata Tajam Diduga Milik Pelaku Pembunuhan di Ponorogo

GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com — Misteri penemuan sepeda motor tanpa pelat nomor dan tas punggung berisi senjata tajam di kawasan Tebing Watusigar, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengarah pada kasus dugaan pembunuhan seorang perempuan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Polres Ponorogo saat ini memburu seorang pria yang diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap ibu kandungnya sendiri, Nur Aini (55), yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, pada Senin (26/1/2026).

Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali menegaskan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, terduga pelaku merupakan anak korban berinisial AJ (29).

“Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku adalah anak korban,” ujar Imam Mujali, Selasa (27/1/2026).

Hasil autopsi menunjukkan korban mengalami luka berat di sejumlah bagian tubuh, termasuk luka sayatan hampir putus di bagian leher yang diduga menjadi penyebab kematian. Polisi menduga senjata tajam digunakan dalam aksi keji tersebut.

Penelusuran aparat membawa penyidik hingga ke wilayah Gunungkidul, setelah ditemukan sepeda motor dan tas mencurigakan di sekitar Tebing Watusigar. Barang-barang tersebut dititipkan oleh seorang pria kepada warga setempat dengan alasan hendak melakukan perjalanan jauh.

“Dari hasil pendalaman, kami mengamankan sepeda motor serta tas berisi pisau, kapak, dan barang lainnya yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut,” kata Imam.

Sementara itu, Lurah Tileng, Suwardi, membenarkan adanya temuan tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat seorang petani melihat seorang pria mengendarai sepeda motor menuju kawasan tebing pada Senin (27/1/2026) siang. Setelah berbincang singkat dan bertukar nomor telepon, pria tersebut pamit menuju tebing dan tak kunjung kembali.

Kecurigaan warga muncul karena sepeda motor yang ditinggalkan tidak berpelat nomor. Warga kemudian mengamankan motor dan tas punggung tersebut sambil menunggu aparat kepolisian.

“Setelah diperiksa bersama petugas, tas itu berisi senjata tajam, termasuk pisau yang masih tercium bau anyir,” ujar Suwardi.

Hasil koordinasi Polres Ponorogo dengan Polsek Girisubo dan perangkat Kalurahan Tileng memastikan bahwa pria tersebut identik dengan terduga pelaku pembunuhan di Ponorogo. Hingga kini, keberadaan terduga pelaku masih belum diketahui dan pencarian terus dilakukan.

“Keberadaan pelaku masih dalam pencarian,” tegas AKP Imam Mujali.

Kasus ini menyita perhatian publik setelah penemuan motor dan tas di Tebing Watusigar ramai diperbincangkan di media sosial, sekaligus membuka tabir pelarian terduga pelaku pembunuhan lintas wilayah.




(Red/giyarto)