WONOGIRI, JATENG || wartajawatengah.com – Warga Lingkungan Seneng, Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang laki-laki di tepi aliran Sungai Bengawan Solo, Selasa (10/2/2026) sore. Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 14.15 WIB oleh warga yang tengah memancing di sekitar lokasi. Saksi melihat sesosok tubuh manusia mengapung di tepi sungai, kemudian melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa.
Laporan selanjutnya diteruskan ke Polsek Wonogiri Kota sekitar pukul 14.30 WIB.
Mendapatkan laporan, personel Polsek Wonogiri Kota bersama Polres Wonogiri, Tim Identifikasi, petugas Puskesmas Wonogiri II, serta BPBD dan SAR Kabupaten Wonogiri segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan evakuasi jenazah.
Korban diketahui bernama Suprianto (45), warga Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke RSUD Wonogiri guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Berdasarkan hasil visum luar oleh dokter RSUD Wonogiri, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam, dengan kondisi jenazah menunjukkan telah berada di dalam air selama kurang lebih tiga hari.
Dari hasil identifikasi pakaian yang dikenakan korban, petugas kemudian berkoordinasi dengan Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental (RPSDM) Esti Tomo Wonogiri. Hasil penelusuran menyebutkan bahwa korban merupakan salah satu pasien yang sebelumnya dilaporkan meninggalkan tempat pelayanan sejak Minggu (8/2/2026).
Pihak kepolisian menyatakan, setelah dilakukan pemeriksaan awal dan koordinasi lintas instansi, tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.
(Red/giyarto)

Social Plugin