Ratusan Warga SH Winongo Kumpul di Ngadirojo, Imbas Gesekan dengan Pagar Nusa

WONOGIRI, JATENG || wartajawatengah.com — Terjadi gesekan antara dua organisasi pencak silat, Pagar Nusa (PN) dan SH Winongo (STK), di wilayah Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Senin (13/4/2026) malam. Peristiwa tersebut sempat memicu berkumpulnya ratusan massa dari salah satu kelompok yang meminta klarifikasi atas insiden yang terjadi sebelumnya.


Berdasarkan keterangan saksi yang enggan disebutkan identitasnya, awal mula kejadian bermula saat berlangsung kegiatan pencak dor di wilayah Ngadirojo. Seusai kegiatan, adanya anggota SH Winongo yang mengenakan atribut organisasi didatangi oleh oknum dari kelompok lain. Dalam peristiwa itu, disebutkan terjadi perampasan atribut yang memicu ketegangan di lokasi.


Merasa tidak terima, ratusan warga SH Winongo (STK) kemudian berkumpul dan melakukan penyisiran di wilayah Ngadirojo guna mencari kejelasan serta meminta pertanggung jawaban atas dugaan tindakan tersebut. Massa yang datang disebut berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah.


Situasi yang sempat memanas akhirnya mendapat perhatian aparat kepolisian setempat. Petugas langsung melakukan pengamanan untuk mencegah eskalasi konflik lebih lanjut serta mengupayakan mediasi antar kedua belah pihak.


Sejumlah pihak mengimbau agar seluruh anggota organisasi menahan diri dan tidak terprovokasi oleh isu yang belum tentu kebenarannya. Perbedaan atribut maupun organisasi diharapkan tidak memicu perpecahan, melainkan tetap menjunjung tinggi persaudaraan.


“Diharapkan kepada seluruh pimpinan organisasi untuk dapat mengendalikan anggotanya masing-masing, sehingga situasi tetap kondusif dan permasalahan dapat diselesaikan secara baik,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.


Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait oknum yang diduga menjadi pemicu gesekan. Polisi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Wonogiri.





(Red/giyarto)