Yuni Astuti Desak Hukuman Maksimal: Kekerasan di Daycare Yogyakarta Tak Bisa Ditoleransi

YOGYAKARTA, DIY || wartajawatengah.com- Dugaan kasus kekerasan anak yang terjadi di sebuah daycare di Yogyakarta memicu gelombang keprihatinan mendalam dari berbagai pihak. Insiden ini menjadi alarm keras bagi para orang tua untuk lebih selektif dan waspada dalam memilih tempat penitipan anak, terutama bagi mereka yang masih berusia balita.

Tokoh perempuan sekaligus pemerhati sosial Yuni Astuti mengutuk keras perilaku oknum pengasuh yang diduga melakukan tindakan tidak terpuji tersebut. Yuni Astuti menilai tindakan tersebut mencerminkan hilangnya hati nurani dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pelindung anak-anak.


​"Saya mengutuk keras perilaku pengasuh di daycare tersebut. Apa mereka tidak punya hati nurani memperlakukan bayi seperti itu? Bayi dan balita adalah mahluk yang sangat rentan dan butuh kasih sayang, bukan kekerasan," tegas Yuni Astuti. 


Terkait kasus dugaan penganiayaan dan perlakuan tak manusiawi di daycare tersebut, Yuni Astuti berharap agar para pelaku bisa mendapatkan hukuman yang berat. Pasalnya, baik ketua yayasan, kepala sekolah maupun pengasuh di daycare itu sudah mendapatkan amanah dari orang tua anak namun justru mengecewakan.


"Saya berharap para pelaku ini dihukum seberat-beratnya dengan hukuman maksimal. Ini korbannya anak, mereka harus bertanggung jawab. Selain luka, masalah psikologis juga berpotensi dialami oleh anak-anak yang menjadi korban. Ini menyisakan trauma pada anak," urai Yuni Astuti.


​Di sisi lain, Yuni Astuti mengingatkan para orang tua agar faktor keselamatan menjadi prioritas utama di atas segalanya. Yuni Astuti mengimbau agar para orang tua tidak mudah tergiur oleh janji-janji manis pengelola atau penawaran biaya yang murah tanpa melakukan kroscek mendalam.


​"Sangat penting bagi orang tua untuk memastikan keselamatan anak-anaknya. Jangan hanya tergiur janji atau biaya murah," ucap Komandan Koti Mahatidana MPW Pemuda Pancasila DIY ini.


​Sebagai langkah preventif, Yuni Astuti membagikan beberapa poin penting yang harus diperhatikan sebelum menitipkan anak, baik di daycare, keluarga, maupun tetangga.


"Pertama, pastikan legalitasnya. Jika memilih daycare, pastikan izin operasionalnya jelas dan resmi. Kedua, cek lingkungan sekitar. Jangan ragu untuk bertanya kepada warga di sekitar lokasi mengenai reputasi tempat tersebut," terang Yuni Astuti.


"Ketiga adalah melakukan komunikasi intensif. Mintalah nomor telepon pribadi pengasuh untuk memantau kondisi anak secara berkala, misalnya setiap beberapa jam sekali," imbuh politisi Partai Gerindra ini.


Yuni Astuti menambahkan poin keempat adalah keamanan dan kenyamanan. Orang tua harus memastikan lokasi penitipan benar-benar aman dari sisi fasilitas dan nyaman bagi psikologis anak.

"Di mana pun kita menitipkan anak, entah itu di daycare, ke keluarga, atau tetangga, pastikan keamanan dan kenyamanannya. Pengawasan tidak boleh putus," tutup Yuni Astuti.




(Red/pupung)