Perahu Jukung Hantam Pemecah Ombak di Pelabuhan Sadeng, Nelayan Asal Sukabumi Selamat

GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com – Sebuah perahu jukung milik nelayan mengalami kecelakaan laut setelah menghantam pemecah ombak di kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 10.28 WIB.


Peristiwa tersebut terjadi saat perahu yang dikemudikan Wandi (30), seorang nelayan asal Sukabumi, Jawa Barat, hendak merapat ke dermaga Pelabuhan Sadeng. Namun, ketika melintas di pelawangan atau jalur masuk pelabuhan, perahu bergerak terlalu ke sisi timur.


Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I, Sunu Handoko, menjelaskan bahwa kondisi gelombang yang datang dari belakang mendorong perahu hingga kehilangan kendali dan menghantam bangunan pemecah ombak.


"Perahu hendak menepi ke dermaga Pantai Sadeng. Saat berada di pelawangan, posisi perahu terlalu ke arah timur dan terdorong ombak dari belakang hingga menghantam pemecah ombak. Akibat benturan tersebut, badan perahu mengalami kerusakan cukup parah," ujar Sunu Handoko.


Laporan kejadian diterima petugas Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I pada pukul 10.35 WIB. Setelah menerima informasi, tim gabungan yang terdiri dari Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I, Polairud Pos Sadeng, TNI AL, Polsek Girisubo, serta warga nelayan setempat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.


Dengan kerja sama seluruh unsur, perahu yang rusak berhasil dievakuasi ke daratan sehingga tidak hanyut terbawa arus laut.

Berdasarkan hasil pendataan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Namun, kerusakan pada perahu ditaksir menimbulkan kerugian material sekitar Rp12 juta.


Satlinmas Rescue mengimbau para nelayan agar meningkatkan kewaspadaan saat memasuki pelabuhan, terutama ketika gelombang tinggi mendorong perahu dari arah belakang. Ketepatan jalur masuk dan kehati-hatian saat bermanuver menjadi faktor penting untuk mencegah kecelakaan serupa di kawasan Pelabuhan Pantai Sadeng.


Laporan kejadian ini dicatat oleh Joko Pujiono, Koordinator Lapangan Regu 1 Pantai Sadeng.




(Red/Eko.pras)