Memuat postingan...

Dua Wisatawan Terseret Arus di Pantai Baron, Satlinmas Rescue Berhasil Evakuasi Korban

GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com — Dua wisatawan terseret arus saat bermain air di kawasan Pantai Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Minggu (13/9/2026) siang. Kedua korban berhasil dievakuasi petugas Satlinmas Rescue Wilayah Operasi II Pantai Baron dalam kondisi selamat.


Peristiwa laka laut tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 WIB. Dua wisatawan yang diketahui masih berusia pelajar itu terseret arus ke bagian tengah saat bermain air bersama rombongan.


Berdasarkan laporan Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, sebelum kejadian petugas telah beberapa kali memberikan peringatan kepada wisatawan agar menjauhi area alur sungai yang mengarah langsung ke laut. Area tersebut dinilai berbahaya karena terdapat aliran arus menuju laut.


Namun, beberapa saat kemudian gelombang tinggi dari arah selatan datang dan menyeret sejumlah wisatawan yang sedang bermain air hingga ke bagian yang lebih dalam.


Dua wisatawan kemudian sempat terseret arus ke tengah. Salah seorang berhasil menepi, sementara dua korban kembali terseret ke bagian tengah sebelum akhirnya mendapatkan pertolongan petugas yang melihat kejadian tersebut secara langsung.


Petugas Satlinmas Rescue yang berada di Posko Pantai Baron segera melakukan penyelamatan dan mengevakuasi kedua korban ke tempat aman. Proses evakuasi sempat menghadapi kendala berupa ombak tinggi dan arus kuat yang mengarah ke tengah laut.


Dua korban mengalami syok, kedua korban diketahui berinisial S (12) dan P (13), keduanya merupakan pelajar asal Ceplukan, Wonorejo, Karanganyar, Jawa Tengah.


Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban mendapatkan pemeriksaan dan perawatan dari petugas. Kondisi keduanya sempat mengalami syok akibat terseret arus, namun setelah mendapat pertolongan kondisi berangsur stabil dan membaik. Keduanya selanjutnya kembali bergabung bersama rombongan wisatawan.


Petugas Kembali Ingatkan Wisatawan

Saksi sekaligus petugas Satlinmas Rescue Pantai Baron, Wasiman (55), membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, petugas sebelumnya telah memberikan imbauan kepada wisatawan untuk tidak bermain air di sekitar alur sungai yang mengarah ke laut.


“Petugas sudah memberikan peringatan agar wisatawan menjauhi area alur yang mengarah ke laut karena arusnya berbahaya. Saat gelombang tinggi datang, beberapa wisatawan terseret arus,” jelas Wasiman.


Ia menegaskan, kondisi gelombang dan arus laut dapat berubah sewaktu-waktu sehingga wisatawan diminta tidak mengabaikan peringatan petugas, terutama ketika bermain air di kawasan pantai.


Dalam penanganan kejadian tersebut, sembilan personel Satlinmas Rescue terlibat dalam operasi penyelamatan. Hasil operasi memastikan kedua korban berhasil diselamatkan dan telah kembali bersama rombongan.


Peringatan keras bagi wisatawan: 


keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan memaksakan diri bermain air di zona yang telah dinyatakan berbahaya, terlebih ketika petugas sudah memberikan larangan atau peringatan.




(Red/E.Pras)