Ticker

6/recent/ticker-posts
Slide 1 Slide 2

Bupati Gunungkidul Bakal Pecat Pegawai Jika Terlibat Jual Beli Jabatan Dan Korupsi

 

Gunungkidul (Wartajawatengah.com) - Dalam rangka mencegah kasus korupsi di lingkungan pemerintah daerah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melalui satuan tugas rutin melakukan penilaian survei penilaian integritas (SPI),di Hotel Santika, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul Selasa (14/5/2024).


Kepala Satgas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wil III KPK, Maruli Tua Manurung mengatakan nilai SPI Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul pada 2023 mengalami penurunan dibandingkan pada tahun sebelumnya. Guna meningkatkan skor SPI, Maruli menyarankan Pemkab untuk menindak tegas pelaku korupsi.


“Skor SPI Pemkab Gunungkidul tahun lalu turun 0,3. Tahun ini,” Tutur Maruli.


Selain SPI, ada juga penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) yang turun dari 94 pada 2022 ke 90 setahun setelahnya. Maruli juga berharap ada peningkatan MCP tahun 2024, meski skor SPI dan MCP mengalami penurunan, menurut Maruli masih tergolong baik.


“Skor tahun 2022 dan 2023 masuk zona hijau, terjaga, meski ada penurunan. Kami berharap ada peningkatan tahun ini,” Imbuh Maruli.


Satgas Direktorat Koorsub KPK juga melakukan observasi projek dan pelayanan publik di salah satu puskesmas di Kabupaten Gunungkidul pada Selasa 14 Mei 2024, Observasi tersebut mencegah agar layanan publik dapat terbebas dari petty corruption atau korupsi skala kecil.


“Gunungkidul juga semakin baik dan semakin berbenah. Potensi pendapatan jadi semakin berkembang,” Pungkas Maruli.



Bupati Gunungkidul H.Sunaryanta menegaskan, bahwa akan memecat pelaku korupsi di lingkungan Pemkab Gunungkidul.


“Kerap kali saya sampaikan pengawasan internal Pemkab Gunungkidul. Salah satunya APIP (aparat pengawasan intern pemerintah),” Tutur H.Sunaryanta.


H.Sunaryanta menambahkan selain pengawasan internal, juga membuka ruang kepada masyarakat untuk melaporkan tindakan korupsi termasuk jual beli jabatan atau barang dan jasa.


(Red/Haris)

Posting Komentar

0 Komentar