SLEMAN, DIY || wartajawatengah.com — Organisasi masyarakat Pemuda Pancasila Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar acara Halal Bihalal bertajuk “Jumpa Kangen” di Markas Komando (Mako) PP DIY, Ndalem Sambisari No.234, Kalasan, Sleman, Minggu (19/4/2026) atau bertepatan dengan 1 Dzulqa’dah 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-DIY, serta sejumlah tokoh penting daerah. Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Pemuda Pancasila, dilanjutkan dengan sambutan serta penyampaian aspirasi masyarakat daerah dengan tema “Percepat dan Pemerataan Pembangunan Daerah”.
Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila DIY, Faried Jayen Soeparjan, S.H., dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga nama baik organisasi di tengah dinamika sosial saat ini.
“Meski bulan Syawal telah berlalu, momentum halal bihalal ini menjadi ajang mempererat silaturahmi dan konsolidasi organisasi. Saya mengajak seluruh kader untuk menjaga marwah Pemuda Pancasila, jangan sampai tercoreng oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pemuda Pancasila adalah organisasi yang tulus mengabdi kepada NKRI,” tegas Faried.
Turut hadir anggota DPD RI asal DIY, Dr. H. Hilmy Muhamad, M.A., yang akrab disapa Gus Hilmy. Dalam sambutannya, ia menjelaskan peran strategis DPD RI dalam mendorong otonomi daerah serta percepatan dan pemerataan pembangunan.
“DPD RI memiliki fokus pada penguatan otonomi daerah, termasuk mendorong percepatan dan pemerataan pembangunan. Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, termasuk melalui kantor DPD di Yogyakarta,” ujar Gus Hilmy.
Sebagai bentuk apresiasi, Gus Hilmy juga menyerahkan bingkisan kenang-kenangan kepada Ketua MPW PP DIY secara simbolis.
Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta, Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), turut memberikan sambutan dengan gaya santai dan komunikatif. Ia mengajak peserta untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan melalui semangat “JOS” (Jogja Olah Sampah), serta menekankan pentingnya integritas dalam berorganisasi.
“Jadilah organisasi yang jujur dan berintegritas, meneladani akhlak Rasulullah SAW. Pemuda hari ini adalah calon pemimpin masa depan, maka harus dipersiapkan dengan nilai kejujuran dan tanggung jawab,” pesan Hasto.
Acara juga diisi ceramah oleh dai muda sekaligus budayawan Yogyakarta, Miko Cakcoy Pathok Negoro (Miftahul Khoir), yang menyampaikan pesan keagamaan dengan gaya santai dan penuh humor. Ia mengajak anggota Pemuda Pancasila untuk senantiasa rendah hati, bersyukur, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang berlangsung khidmat namun penuh keakraban, diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dan soliditas organisasi.
(Red/pupung)


Social Plugin