Mahasiswa PGSD UNY Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Kurang Mampu, Wujud Nyata Implementasi SDGs

YOGYAKARTA, DIY || wartajawatengah.com – Sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi nyata Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar aksi sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu di sekitar kawasan kampus, Rabu (13/5/2026).


Kegiatan yang mengusung fokus pada SDGs poin 1, yakni Tanpa Kemiskinan, tersebut menyasar masyarakat dhuafa, pekerja harian, serta warga kurang mampu di kawasan Karangmalang dan sekitarnya. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako hasil donasi sukarela mahasiswa dan masyarakat umum.


Aksi sosial ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap persoalan ketahanan pangan dan kesejahteraan sosial masyarakat di lingkungan sekitar kampus. Selain itu, kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut pembelajaran Mata Kuliah Pendidikan dan Pembangunan Berkelanjutan yang mengangkat penerapan nilai-nilai SDGs dalam kehidupan masyarakat.


Dosen Pendamping Mata Kuliah Pendidikan dan Pembangunan Berkelanjutan, Tristanti S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial mahasiswa terhadap masyarakat sekitar.


“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk memiliki sikap empati, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan kampus,” ujarnya.


Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan oleh Kelompok 7 yang beranggotakan Putra Ersa Ilham Pradana (025), Cezaria Yuvico Rahmat (115), Istiqomah (215), dan Safrina Khoirun Khasanah (242). Mereka turun langsung ke lapangan membagikan paket sembako kepada masyarakat di sekitar kawasan kampus UNY dan UGM.



Sasaran penerima bantuan meliputi pengamen jalanan, tukang becak, pedagang keliling, hingga pekerja sektor informal lainnya yang dinilai membutuhkan uluran tangan di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.


Masyarakat penerima bantuan pun menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. Mahasiswa berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian generasi muda terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.


Melalui aksi sosial tersebut, mahasiswa PGSD UNY ingin menunjukkan bahwa implementasi SDGs tidak hanya sebatas konsep pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.





(Red/S.pri)