Ticker

6/recent/ticker-posts
Slide 1 Slide 2

Tragedi Kecelakaan Truk Pengangkut BBM Di Pracimantoro Hilangkan Satu Nyawa



Wonogiri(Wartajawatengah.com)- Terjadi kecelakaan lalu-lintas yang menyebabkan Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia, seusai terlibat bertabrakan dengan truk pengangkut bahan bakar minyak atau BBM di ruas jalan Pracimantoro- Giritontro, Desa Sambiroto, Pracimantoro, Wonogiri,Jumat (19/4/2024).


Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah melalui Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mengatakan kecelakaan lalu lintas itu terjadi pada Kamis 18 April 2024,sekitar pukul 08.15 Wib.


Kronologi kejadian, bermula saat pengendara sepeda motor Honda Supra berpelat nomor B 6628 PIC, T(58),Warga Giritontro Kidul, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, korban T(58) melintas di jalan tersebut dari arah Pracimantoro menuju Giritontro.


Tiba-tiba korban T(58), oleng ke jalur kanan hingga terjatuh. Saat korban jatuh, dari arah berlawanan melintas truk Pertamina pengangkut BBM, berpelat nomor H 8018 OH.

Truk yang baru saja mengirimkan BBM ke salah satu SPBU di Wonogiri itu menabrak pengendara sepeda motor tersebut. Truk BBM tersebut dikemudikan R(37), Setelah menabrak sepeda motor Honda Supra, pengemudi truk BBM tersebut, membanting setir ke arah pembatas jalan hingga akhirnya terguling.



“Akibat kejadian ini, pengendara sepeda motor mengalami luka di kepala dan meninggal di Rumah Sakit Maguan Husada, Pracimantoro. Sementara sopir truk hanya mengalami luka ringan,”Tutur Anom.


Aparat Satlantas Polres Wonogiri sudah mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas tersebut. Olah tempat kejadian perkara pun sudah dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.


Kepala Desa Sambiroto Sukatmo mengatakan, kecelakan lalu lintas itu terjadi di dekat SPBU Maguan Pracimantoro. Menghimbau agar pengguna jalan didaerah tersebut memang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.


"Sejumlah kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan tersebut sejak dulu. Kondisi jalannya juga halus. Di situ memang rawan sekali kecelakaan,” Pungkas Sukatmo.


(Red/Pupung)

Posting Komentar

0 Komentar