Pendaki Bukit Mongkrang Belum Ditemukan, Basarnas Perpanjang Masa Pencarian

KARANGANYAR, JATENG || wartajawatengah.com —Upaya pencarian terhadap pendaki Bukit Mongkrang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, atas nama Yazid Ahmad Firdaus (26), kembali diperpanjang. Hingga hari ke-11 sejak dinyatakan hilang, tim gabungan belum berhasil menemukan warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, tersebut.


Berdasarkan hasil evaluasi bersama, operasi pencarian disepakati diperpanjang selama tiga hari ke depan hingga 31 Januari 2026. Perpanjangan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta sejumlah indikasi yang masih memungkinkan ditemukannya korban.


Kepala Kantor Basarnas Surakarta, Kamal Riswandi, mengatakan pencarian sebelumnya telah dilakukan selama tujuh hari, terhitung sejak 19 hingga 25 Januari 2026. Namun belum membuahkan hasil, sehingga operasi kembali diperpanjang selama tiga hari hingga 28 Januari 2026.


“Setelah evaluasi bersama, kami sepakati pencarian terhadap survivor diperpanjang tiga hari lagi. Dari Basarnas mendukung penuh agar korban segera ditemukan,” ujar Kamal saat ditemui di Bukit Mongkrang, Rabu (28/1/2026).


Kamal menjelaskan, proses pencarian belum dapat dilakukan secara maksimal lantaran terkendala faktor cuaca. Hujan dan angin kencang kerap membatasi jarak pandang serta pergerakan tim di medan pegunungan.

Dalam proses penyisiran, tim sempat mencium bau anyir di sekitar Pos 3 jalur pendakian. Namun bau tersebut kemudian menghilang akibat perubahan arah angin dan turunnya hujan.


“Metode pencarian akan direncanakan malam ini dan disampaikan besok. Kami berharap dalam perpanjangan maksimal tiga hari ini korban dapat ditemukan,” katanya.


Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh proses pencarian. Dukungan meliputi bantuan logistik hingga pemanfaatan teknologi pencarian tambahan.


Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan Pemprov Jateng siap mengerahkan sumber daya melalui BPBD provinsi apabila dibutuhkan oleh tim di lapangan.


“Kemarin sudah saya sampaikan, apabila ada hambatan, Pemprov Jateng siap mendukung melalui BPBD, baik dari sisi teknologi maupun kebutuhan lainnya,” ujar Sumarno.





(Red/hendri)