Pemkab Wonogiri Raih Opini Kualitas Tertinggi dari Ombudsman RI, Bukti Pelayanan Publik Makin Prima

WONOGIRI, JATENG || wartajawatengah.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang pelayanan publik. Berdasarkan penilaian Ombudsman RI tahun 2025, Pemkab Wonogiri berhasil meraih Opini Kualitas Tertinggi Tanpa Maladministrasi dan masuk dalam kategori daerah dengan kinerja pelayanan publik terbaik secara nasional.


Capaian tersebut ditopang oleh nilai tinggi dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi lokus penilaian. Dinas Sosial mencatat nilai 91,20, RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso 91,42, serta SD Negeri 7 Wonogiri sebesar 87,49. Secara keseluruhan, Pemkab Wonogiri memperoleh nilai akhir 90,04 yang masuk kategori sangat baik.


Penghargaan tersebut sebelumnya diumumkan di Jakarta pada Januari 2026. Selanjutnya, perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa Tengah menyerahkan penghargaan secara langsung kepada Pemkab Wonogiri dalam kunjungan resmi ke ruang kerja Bupati Wonogiri pada Jumat (27/3/2026).


Penilaian Ombudsman tidak hanya berfokus pada pemenuhan standar pelayanan, tetapi juga mencakup tingkat kepuasan masyarakat serta kepatuhan penyelenggara layanan terhadap produk hukum Ombudsman, seperti tindakan korektif, saran perbaikan, dan rekomendasi.


Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah. Ia menegaskan, meskipun prestasi telah diraih, peningkatan kualitas pelayanan publik tetap menjadi prioritas ke depan.


Pemkab Wonogiri, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat pelayanan publik sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI serta arah kebijakan pembangunan nasional dalam RPJMN 2025–2029.


Sebelumnya, pada tahun 2024, Pemkab Wonogiri juga berhasil meraih peringkat I nasional dalam Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI dengan nilai 99,71. Capaian tersebut menjadi indikator kuat konsistensi Wonogiri dalam menghadirkan layanan publik yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik maladministrasi.


Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.


“Prestasi ini adalah hasil kerja bersama. Ke depan, kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya secara optimal dan terbebas dari praktik maladministrasi,” ujarnya.




(Red/giyarto)