YOGYAKARTA, DIY || wartajawatengah.com — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Daerah Istimewa Yogyakarta resmi menggelar pelantikan dan pengukuhan pengurus KADIN kota dan kabupaten se-DIY untuk masa bakti 2026–2031, Sabtu (14/02/2026). Agenda tersebut berlangsung khidmat dan menjadi penanda penguatan kolaborasi dunia usaha dalam mendorong akselerasi ekonomi daerah.
Prosesi pelantikan dihadiri jajaran pengurus, pelaku usaha lintas sektor, serta perwakilan berbagai asosiasi. Pantauan di lokasi menunjukkan deretan karangan bunga ucapan selamat dan sukses memenuhi area selasar gedung acara. Dukungan tampak datang dari sejumlah organisasi dan pelaku industri, di antaranya BPD ASEPHI DIY, APKOM Jogja, TIARA Catering, hingga DPP INKINDO DIY.
Momentum pelantikan dinilai bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis untuk memperkuat jejaring usaha, investasi, dan kemitraan antardaerah di DIY. Sinergi antar pengusaha diharapkan mampu menjadi fondasi pengembangan sektor perdagangan, jasa, industri kreatif, serta UMKM.
Salah satu pernyataan tegas datang dari unsur KADIN Kabupaten Gunungkidul melalui Wakil Ketua II Koordinator Bidang Perdagangan, UMKM, dan Koperasi Ekonomi, Andri Susilo. Ia menegaskan kehadirannya membawa mandat daerah dan bukan hanya memenuhi undangan kegiatan formal.
“Saya hadir di sini membawa nama besar Gunungkidul dan menyampaikan salam takzim serta mandat dari Ibu Bupati, yang berhalangan hadir karena sedang takziah ibunda mantan bupati Sunaryanta,” ujarnya.
Ia juga menekankan, pentingnya kedekatan hubungan antara daerah dengan pimpinan provinsi, termasuk penghormatan kepada Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, sebagai bagian dari strategi membangun komunikasi dan sinergi ekonomi.
“Kehadiran kami adalah untuk menghaturkan sembah sungkem kepada Sri Sultan selaku Gubernur DIY. Ini bagian dari strategi besar kami untuk menunjukkan bahwa Gunungkidul memiliki kedekatan emosional dan sinergi kuat dengan kepemimpinan di DIY,” tambahnya.
Menurutnya, publikasi mengenai hubungan strategis tersebut penting untuk membangun citra positif daerah di mata investor dan pemangku kepentingan. Dengan komunikasi yang kuat antara kabupaten dan provinsi, peluang percepatan pembangunan ekonomi dinilai akan semakin terbuka.
Pelantikan pengurus KADIN se-DIY ini diharapkan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi yang inklusif di seluruh wilayah. Gunungkidul disebut siap menjadi salah satu motor penggerak melalui sektor pariwisata, industri kreatif, serta pengembangan potensi lokal berbasis UMKM.
(Red/pupung)

Social Plugin