Ratusan Warga Ngalang Gelar Aksi Damai, Lurah Nyatakan Siap Ikuti Proses Hukum

GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com – Ratusan warga Desa Ngalang yang tergabung dalam Forum Warga Ngalang Bersatu kembali menggelar aksi orasi damai, Rabu (11/2/2026). Aksi yang disebut sebagai demo jilid kedua itu digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi sekaligus kekecewaan terhadap kepemimpinan pemerintahan kalurahan.


Sejak pagi, warga berkumpul secara tertib di area yang telah disepakati. Mereka menyuarakan tuntutan agar berbagai dugaan persoalan dalam tata kelola pemerintahan desa dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme resmi dan transparan. Meski berlangsung dengan pengawalan, aksi berjalan kondusif tanpa insiden.


Perwakilan Forum Warga Ngalang Bersatu dalam orasinya menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari sejumlah pertemuan sebelumnya yang dinilai belum menghasilkan kejelasan. Warga meminta adanya pertanggungjawaban terbuka serta pemeriksaan oleh pihak berwenang sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


“Yang kami tuntut adalah kejelasan dan proses yang sah. Jika memang ada persoalan, harus dibuka dan diproses sesuai aturan,” ujar salah satu perwakilan warga dalam orasi.


Setelah aksi berlangsung, Lurah Ngalang Suharyanta, akhirnya menemui perwakilan massa. Dalam pertemuan tersebut, lurah menyatakan kesiapannya untuk diproses sesuai hukum apabila ditemukan pelanggaran dalam penyelenggaraan pemerintahan kalurahan.


Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan perwakilan warga dan dicatat sebagai bagian dari hasil dialog. Warga menyambut pernyataan itu sebagai langkah awal yang positif, namun menegaskan akan terus mengawal proses selanjutnya agar berjalan transparan dan tuntas.



Forum Warga Ngalang Bersatu menyatakan pengawalan akan dilakukan melalui jalur resmi, termasuk Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal), Panewu (Camat), DPRD, hingga Inspektorat Daerah.


“Kami ingin persoalan ini diselesaikan secara adil, bermartabat, dan sesuai hukum. Warga akan terus mengawal prosesnya,” tegas perwakilan forum.


Aksi ditutup dengan imbauan kepada seluruh masyarakat Desa Ngalang agar tetap menjaga kondusivitas, tidak terprovokasi isu yang belum jelas kebenarannya, serta tetap menjaga persatuan selama proses penyelesaian berjalan.





(Red/s.pri)