WONOGIRI, JATENG || wartajawatengah.com — Pemerintah Kabupaten Wonogiri bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memberikan sambutan hangat kepada ratusan pemudik yang tiba di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa (17/3/2026) malam.
Sebanyak 12 armada bus yang mengangkut sekitar 600 pemudik datang secara bertahap. Kedatangan para perantau tersebut merupakan bagian dari program mudik gratis hasil kolaborasi anggota Yulius Setiarto, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, serta dukungan sejumlah program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Pantauan di lokasi, lima bus pertama tiba sekitar pukul 23.20 WIB. Suasana haru langsung terasa ketika para pemudik turun dari bus dan disambut jajaran Forkopimda. Satu per satu pemudik mendapat sambutan hangat melalui jabat tangan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah.
Setyo Sukarno mengatakan penyambutan tersebut menjadi wujud penghormatan bagi warga Wonogiri yang merantau dan kembali ke kampung halaman saat momentum Lebaran.
“Penyambutan ini adalah bentuk perhatian dan penghargaan kami kepada saudara-saudara yang pulang kampung untuk merayakan Hari Raya bersama keluarga,” ujar Bupati.
Ia menuturkan, jumlah pemudik yang datang ke Wonogiri pada musim mudik tahun ini tergolong tinggi. Data sementara menunjukkan lebih dari 10.000 penumpang bus telah tiba melalui Terminal Giri Adipura dalam beberapa hari terakhir, di luar pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi.
Pemerintah daerah, lanjutnya, telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan kenyamanan masyarakat, mulai dari inspeksi ketersediaan bahan pokok hingga penguatan pengamanan wilayah.
“Kami sudah melakukan inspeksi mendadak ke pasar-pasar dan memastikan stok bahan pokok aman. Harapannya para pemudik merasa tenang dan nyaman selama berada di Wonogiri,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Wonogiri Wahyu Sulistyo menegaskan jajarannya terus melakukan pemantauan intensif di sejumlah pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di titik-titik strategis.
“Lonjakan pemudik memang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas, namun kami telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi agar arus kendaraan tetap lancar dan terkendali,” jelasnya.
Menurut Kapolres, meningkatnya arus mudik tidak hanya berdampak pada mobilitas lalu lintas, tetapi juga membawa pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal, terutama sektor perdagangan dan jasa.
(Red/giyarto)

Social Plugin