Diduga Kurang Konsentrasi di Jalan Menikung, Pengendara Vario Tewas dalam Kecelakaan Adu Banteng di Playen

GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Umum Wonosari–Yogyakarta, tepatnya di Dusun Gading III, Kalurahan Gading, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 06.40 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan seorang pengendara meninggal dunia akibat mengalami cedera kepala berat.


Korban meninggal diketahui berinisial HS (21), warga Perum Agatama Regency, Kalurahan Giwangan, Kapanewon Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AB-6096-SS.


Sementara itu, pengendara Honda Genio bernomor polisi AB-2335-MR, SD (27), warga Dusun Jasem Lor, Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan di RS Nur Rohmah Playen.


Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Sugiyanto, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, sebelum kecelakaan terjadi sepeda motor Honda Genio yang dikendarai SD melaju dari arah utara (Yogyakarta) menuju selatan (Wonosari).


"Sesampainya di lokasi kejadian yang merupakan ruas jalan menikung ke kiri, pengendara Honda Genio diduga kurang berkonsentrasi sehingga kendaraannya berjalan terlalu ke kanan. Pada saat bersamaan dari arah berlawanan datang Honda Vario yang dikendarai HS. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari," jelas Ipda Sugiyanto.


Akibat benturan keras tersebut, HS mengalami cedera kepala berat, tidak sadarkan diri, dan setelah mendapat penanganan medis di IGD RSUD Wonosari dinyatakan meninggal dunia.


Sedangkan SD mengalami luka sobek pada pelipis serta luka lecet pada tangan dan kaki. Korban dalam kondisi sadar dan masih menjalani perawatan medis di RS Nur Rohmah Playen.


Peristiwa tersebut telah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul. Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan konsentrasi saat berkendara, terutama ketika melintasi jalan menikung, serta tetap menjaga lajur agar tidak memasuki jalur berlawanan yang berpotensi memicu kecelakaan fatal.




(Red/pupung)