WONOGIRI, JATENG || wartajawatengah.com — Kepolisian Resor (Polres) Wonogiri mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi arus mudik Lebaran 2026 dengan mendirikan sejumlah pos pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Hari Raya Idulfitri.
Kapolres Wonogiri, Wahyu Sulistyo, mengatakan potensi pergerakan masyarakat pada momentum Lebaran tahun ini diperkirakan cukup tinggi. Berdasarkan survei dari Kementerian Perhubungan, jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa mudik diproyeksikan mencapai sekitar 52 persen dari total penduduk Indonesia atau sekitar 146,48 juta orang.
“Operasi pengamanan ini dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026, dengan mengusung tagline Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” ujar Kapolres dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu (14/3/2026).
Sebagai bentuk kesiapan di lapangan, Kapolres melakukan pengecekan langsung ke sejumlah pos pengamanan dan pelayanan pada Jumat (13/3/2026). Lokasi yang ditinjau meliputi Pos Pengamanan Pasar Gudang Seng, Pos Terpadu Terminal Giri Adipura Krisak, serta Pos Pengamanan kawasan wisata Waduk Gajah Mungkur.
Dalam arahannya kepada personel, Kapolres menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan sikap profesional dan humanis selama pelaksanaan operasi berlangsung.
“Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama saat mereka melakukan perjalanan mudik,” tegasnya.
Selain pengamanan lalu lintas, jajaran kepolisian juga diminta untuk melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan pokok serta bahan bakar minyak (BBM) guna menjaga stabilitas harga selama masa Lebaran. Masyarakat juga diimbau memanfaatkan layanan darurat Hotline 110 untuk melaporkan gangguan keamanan maupun kondisi darurat di jalur mudik.
Sementara itu, pada hari yang sama, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Wonogiri juga menggelar patroli di sejumlah jalur utama wilayah Wonogiri. Patroli dipimpin oleh Julius Marlon Gawe dengan menerjunkan lima tim urai lalu lintas yang masing-masing dipimpin oleh perwira pengendali.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengaturan arus kendaraan sekaligus patroli dialogis di pusat-pusat aktivitas masyarakat. Para pengendara juga diingatkan agar mematuhi rambu lalu lintas guna menekan potensi kecelakaan selama periode mudik.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, arus lalu lintas di sejumlah jalur mudik wilayah Wonogiri masih terpantau lancar tanpa adanya kemacetan signifikan. Polisi memastikan pengawasan akan terus ditingkatkan seiring meningkatnya volume kendaraan menjelang puncak arus mudik Lebaran.
(Red/giyarto)

Social Plugin