Pemkab Gunungkidul Gelar Nobar Moto3 Mugello, Dukung Veda Ega Pratama Harumkan Nama Indonesia

GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar acara nonton bareng (nobar) balapan Moto3 Seri Mugello, Italia, sebagai bentuk dukungan kepada pembalap muda asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama, yang tengah berjuang mengharumkan nama Indonesia di ajang balap motor dunia.


Ratusan warga dari berbagai komunitas memadati Bangsal Sewoko Projo, Wonosari, Minggu (31/5/2026), untuk menyaksikan secara langsung jalannya balapan Moto3. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi saat memberikan dukungan kepada Veda yang tampil membawa harapan besar bagi dunia olahraga otomotif Indonesia.


Kegiatan nobar tersebut diprakarsai oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan dihadiri langsung oleh Endah Subekti Kuntariningsih serta ayahanda Veda, Sudarmono. Kehadiran keduanya menjadi penyemangat tersendiri bagi masyarakat yang mengikuti jalannya balapan.


Pada seri yang berlangsung di Sirkuit Mugello tersebut, Veda memulai balapan dari posisi ke-13. Meski menghadapi persaingan ketat, pembalap muda itu mampu menunjukkan performa impresif dengan finis di posisi kedelapan dan berhasil mengamankan poin penting dalam klasemen kejuaraan.


Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, pencapaian Veda menjadi bukti bahwa keterbatasan fasilitas latihan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi di tingkat internasional. Menurutnya, semangat, kerja keras, dan disiplin menjadi modal utama yang membawa putra daerah Gunungkidul mampu bersaing dengan para pembalap dunia.


“Penampilan Veda sangat membanggakan. Pada lap-lap terakhir ia mampu merangsek ke kelompok depan dan menunjukkan daya juang yang luar biasa. Ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Gunungkidul untuk terus berprestasi,” ujar Endah.


Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul saat ini terus berupaya menjalin koordinasi dengan berbagai pihak guna mewujudkan pembangunan sirkuit permanen di wilayah tersebut. Keberadaan fasilitas yang memadai dinilai penting untuk mendukung pembinaan atlet balap dan melahirkan talenta-talenta baru di masa mendatang.


“Selama ini Veda berlatih dengan fasilitas yang sangat terbatas. Kami berharap ke depan Gunungkidul memiliki sirkuit permanen sehingga mampu menjadi pusat pembinaan atlet balap dan mendukung lahirnya prestasi-prestasi baru,” katanya.


Sementara itu, Sudarmono berharap putranya dapat menjaga konsistensi penampilan pada seri-seri berikutnya. Ia mengingatkan bahwa musim ini merupakan tahun pertama Veda berkompetisi penuh di Moto3 dengan spesifikasi motor dan karakter persaingan yang berbeda dibandingkan kejuaraan sebelumnya.


“Harapannya Veda tetap konsisten. Ini tahun pertama di Moto3 dengan motor yang baru dan rival-rival yang juga berbeda. Pengalaman menjadi hal yang sangat penting. Mudah-mudahan dia terus berkembang dan mampu mempertahankan posisinya di papan atas,” ungkap Sudarmono.


Dukungan masyarakat Gunungkidul yang ditunjukkan melalui kegiatan nobar tersebut menjadi bukti bahwa kiprah Veda Ega Pratama telah menjadi kebanggaan daerah. Prestasi yang terus ditorehkannya di level internasional diharapkan mampu membuka jalan bagi lahirnya pembalap-pembalap muda Indonesia yang mampu bersaing di pentas dunia.




(Red/pupung)