Tragedi di Gunung Belah Wonogiri, Remaja Tewas Diduga Tersengat Arus Listrik Tiang Lampu

WONOGIRI, JATENG || wartajawatengah.com— Seorang remaja berinisial ABW (18) meninggal dunia setelah diduga tersengat aliran listrik di kawasan pinggir Jalan Gunung Belah, tepatnya di Jalan Raya Pracimantoro–Wonogiri, Lingkungan Pencil, Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Rabu (4/3/2026) malam.


Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 22.35 WIB dan dilaporkan ke Polsek Wonogiri Kota lima menit kemudian. Mendapat laporan tersebut, aparat kepolisian dari Polres Wonogiri bersama Polsek Wonogiri Kota segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal serta olah tempat kejadian perkara.


Kapolsek Wonogiri Kota IPTU Pradana Dwi Atmaja menjelaskan, sebelum kejadian korban diketahui berboncengan sepeda motor bersama rekannya berinisial MR (20). Keduanya semula hendak mengunjungi seorang teman di wilayah Eromoko.


“Namun saat sampai di rumah temannya, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Mereka kemudian memutuskan kembali menuju arah Kota Wonogiri,” ujar IPTU Pradana Dwi Atmaja.


Dalam perjalanan pulang, keduanya sempat berhenti di sebuah warung untuk membeli minuman. Setelah itu mereka kembali melanjutkan perjalanan dan berhenti di kawasan Gunung Belah untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan malam.


Kapolsek menuturkan, setibanya di lokasi sekitar pukul 22.35 WIB, korban duduk di atas pembatas jalan yang berada tidak jauh dari tiang lampu penerangan jalan. Tidak lama berselang, saksi melihat korban tiba-tiba terjatuh ke depan dengan tangan kiri masih memegang tiang lampu tersebut.


“Korban sempat mengalami kejang-kejang dan mengeluarkan busa dari mulut. Saksi berusaha menolong dengan memegang kaki korban, namun merasakan adanya aliran listrik sehingga langsung melepaskan pegangannya,” jelasnya.


Setelah tangan korban terlepas dari tiang lampu, korban tidak lagi menunjukkan tanda-tanda pergerakan. Saksi kemudian meminta bantuan pengemudi truk yang melintas di lokasi kejadian.


Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu turut membantu hingga akhirnya ambulans dari PMI Wonogiri datang dan membawa korban ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Wonogiri untuk dilakukan pemeriksaan medis.


Berdasarkan hasil visum luar oleh dokter jaga, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat tersengat arus listrik dari tiang lampu penerangan jalan.


Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menyampaikan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta memintai keterangan sejumlah saksi.


“Kami turut berduka cita atas peristiwa ini. Personel langsung melakukan langkah-langkah kepolisian, termasuk koordinasi dengan tim medis dan identifikasi. Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan unsur tindak pidana. Dugaan kuat korban tersengat listrik saat memegang tiang lampu,” terang AKP Anom Prabowo.


Pihak keluarga korban diketahui telah membuat surat pernyataan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi.


Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berada di fasilitas umum yang berkaitan dengan instalasi listrik, serta segera melapor apabila menemukan potensi bahaya di ruang publik guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.




(Red/giyarto)