Dihantam Ombak Besar, Perahu Jukung Terdampar di Pantai Kali Merah, Dua ABK Selamat

GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com – Kecelakaan laut (laka laut) menimpa sebuah perahu motor jukung bernama "Rizki Akbar" saat melakukan aktivitas melaut di perairan selatan, Senin (5/1/2026) sore. Perahu tersebut terdampar di Pantai Kali Merah, wilayah Dawung, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, akibat dihantam ombak besar.


Koordinator Satlinmas Wilayah I Pantai Sadeng, Sunu Handoko, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Perahu jukung diketahui berangkat dari Pantai Sadeng, Kabupaten Gunungkidul, sekitar pukul 15.00 WIB, untuk melakukan aktivitas tabur jaring lobster.


“Sesampainya di lokasi kejadian, saat sedang melakukan tabur jaring, tiba-tiba datang ombak besar yang menghantam perahu hingga terdampar ke tepian Pantai Kali Merah. Akibatnya, kipas mesin patah dan perahu tidak dapat melanjutkan perjalanan,” terang Sunu.


Dalam kejadian tersebut, dua anak buah kapal (ABK) dilaporkan selamat. Korban pertama bernama Sulistiyo (53), warga Dusun Nujo 02/08, Kalurahan Pucung, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul. Korban kedua Muhkrimin (28), alamat sama, juga dalam kondisi selamat.

Peristiwa ini turut disaksikan oleh Seno (65), warga Dawung, Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.



Setelah menerima laporan, tim SAR Pantai Sadeng bersama Ditpolairud Polda DIY Pos Sadeng, serta nelayan setempat segera melakukan upaya evakuasi. Karena perahu tidak memungkinkan dievakuasi melalui laut, penjemputan korban dilakukan melalui jalur darat.


“Kedua korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan selanjutnya diantar pulang ke rumah masing-masing,” imbuhnya.


Adapun personel yang terlibat dalam proses evakuasi antara lain SAR Sadeng, Ditpolairud Polda DIY Pos Sadeng, serta nelayan Pantai Sadeng. Kejadian ini menjadi pengingat bagi nelayan agar selalu waspada terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut saat melaut.




(Red/eko.pras)