Respons Keluhan Wisatawan: Bupati Endah Minta Pemprov DIY Turun Tangan Atasi Retribusi Ganda, Ganggu Citra Pariwisata Gunungkidul

GUNUNGKIDUL, DIY || wartajawatengah.com — Keluhan wisatawan terkait penarikan retribusi ganda di jalur masuk kawasan wisata melalui Parangtritis, Bantul, mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul. Persoalan lintas wilayah tersebut dinilai perlu segera ditangani secara terpadu agar tidak berdampak pada citra pariwisata daerah.


Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih akrab dipanggil Mbak Endah, menegaskan pihaknya telah meminta Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk memfasilitasi koordinasi antara Pemkab Gunungkidul dan Pemkab Bantul. Hal ini menyusul banyaknya aduan wisatawan, terutama saat lonjakan kunjungan pada momentum libur Lebaran.


“Kami menerima banyak komplain dari wisatawan yang akan masuk ke Gunungkidul lewat Parangtritis, karena merasa ditarik retribusi dua kali sebelum sampai ke destinasi tujuan di Gunungkidul,” ujar Mbak Endah.


Menurutnya, persoalan tersebut akan dibahas bersama para kepala daerah se-DIY dan gubernur dalam forum resmi guna mencari solusi bersama. Ia menilai, jika tidak segera diselesaikan, kondisi ini berpotensi menurunkan kenyamanan wisatawan sekaligus memengaruhi citra destinasi unggulan Gunungkidul.


“Kami mohon kebijaksanaan gubernur agar bisa bersama-sama berkolaborasi dengan pemkab dalam menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya.


Mbak Endah, juga menyoroti masih adanya penarikan retribusi di kawasan Parangtritis terhadap wisatawan maupun warga yang hendak menuju Gunungkidul. Kondisi ini dinilai memicu kebingungan serta ketidakpuasan di kalangan pengunjung.


Di sisi lain, Pemkab Bantul disebut telah mengusulkan evaluasi terhadap sistem retribusi yang berlaku. Endah menyambut baik langkah tersebut sebagai bagian awal menuju penataan kebijakan yang lebih terintegrasi.


“Kami berharap ke depan ada kebijakan yang terintegrasi antarwilayah, sehingga warga dan wisatawan tidak lagi merasa dirugikan dan tetap nyaman berkunjung,” pungkasnya.




 (Red/pupung)