WONOGIRI, JATENG || wartajawatengah.com— Masyarakat Kabupaten Wonogiri dan sekitarnya diimbau bersiap. Sedikitnya 30 kelompok seni Reog Ponorogo bakal memeriahkan pementasan akbar dalam rangka Grebeg Syawal 2026 yang akan digelar di Alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri, Sabtu (28/3/2026) malam.
Kegiatan yang menjadi bagian dari tradisi pasca-Lebaran ini diselenggarakan oleh Komunitas Reog Selowonorojo Wonogiri sebagai upaya menjaga kelestarian budaya sekaligus menghadirkan hiburan bagi masyarakat, khususnya para perantau yang pulang kampung.
Ketua panitia Grebeg Syawal 2026, Heri Gatot Purwanto, menyampaikan bahwa puluhan kelompok reog yang akan tampil tidak hanya berasal dari Wonogiri, namun juga dari berbagai daerah seperti Solo, Sukoharjo, Pacitan, hingga Ponorogo.
“Ini menjadi ajang silaturahmi antar kelompok reog sekaligus panggung untuk menunjukkan kekayaan budaya daerah. Kami ingin masyarakat menikmati hiburan sekaligus menguatkan kecintaan terhadap seni tradisional,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan Grebeg Syawal telah menjadi agenda budaya tahunan yang dinantikan masyarakat. Selain sebagai hiburan, acara ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar tetap menjaga dan melestarikan seni tradisional.
Rencananya, acara tersebut akan dihadiri oleh Setyo Sukarno bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Wonogiri. Rangkaian kegiatan diawali dengan kirab reog yang mengiringi rombongan bupati dari pendapa rumah dinas menuju alun-alun.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan seremoni pembukaan berupa sambutan dari Bupati Wonogiri dan panitia. Usai seremoni, pementasan reog akan digelar secara bergiliran hingga selesai dan terbuka untuk masyarakat umum.
Melalui woro-woro ini, masyarakat diharapkan dapat hadir dan turut memeriahkan Grebeg Syawal 2026 sebagai wujud kecintaan terhadap budaya bangsa serta mempererat kebersamaan di momentum Lebaran.
(Red/giyarto)

Social Plugin